Ratusan Siswa SUPM Mulai Wajib UN 2016

Ratusan Siswa SUPM Mulai Wajib UN 2016

Ratusan Siswa SUPM Mulai Wajib UN 2016

Ratusan siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) di Indonesia mulai tahun 2016

diwajibkan mengikuti ujian nasional (UN) setelah adanya kesepakatan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Mulai tahun ini 900 lebih siswa dari sembilan SUPM di tanah air ikut ujian nasional versi Kemdikbud,” kata Kepala SUPM Waiheru-Ambon, Ahcmad Jais Ely di Ambon, Selasa (9/2).

Siswa SUPM nantinya mengantongi dua ijazah sekaligus, satu berasal dari Kemdikbud

disertai Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan satunya ijazah SUPM sesuai materi kurikulum yang diajarkan selama tiga tahun.

Menurut Achmad Jais, memang ada perbedaan antara kurikulum seperti teknologi perikanan di SUPM dengan Kedikbud yang disebut agribisnis. Kemudian sekolah kejuruan di bawah KKP ini memiliki jam praktek yang mencapai 70 persen dan 30 persennya teori.

Sehingga dalam menyiapkan 120 siswa SUMP Waiheru-Ambon untuk mengikuti UN 2016,

didatangkan sejumlah guru mata pelajaran khusus seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika dari luar untuk memberikan bimbingan belajar (bimbel) kepada para murid.

Wakil Kepala SUPM Waiheru-Ambon bidang kurikulum, DJalaludin Kemhay mengatakan, SUPM hanya diikutkan dalam UN 2016 tetapi statusnya masih berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kemudian kurikulum yang dipakai masih tetapi sama dan belum ada perubahan atau penyesuaian, karena penyusunan dan revisi kurikulum pendidikan itu biasanya dilakukan setiap lima tahun sekali,” katanya.

Sementara Wakasek Bidang Kesiswaan, Leo Tomasila mengakui pihaknya telah membatasi kegiatan ekstra kurikuler bagi para siswa-siswi kelas tiga yang akan mengikuti UN karena lebih fokus untuk mengikuti bimbel.

“Kami juga masih memberlakukan peraturan bagi murid kelas satu sampai kelas tiga untuk tidak membawa telepon genggam ke dalam asrama,” ujarnya. (TM-2)

 

Baca Juga :

Kerjasama SMA Siwalima Dengan GO Menguntungkan

Kerjasama SMA Siwalima Dengan GO Menguntungkan

Kerjasama SMA Siwalima Dengan GO Menguntungkan

SMA Negeri Siwalima Ambon bekerja sama dengan Ganesha Operation (GO)

untuk persiapan siswa kelas XII mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Kerjasama tersebut bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar dapat diterima pada Universitas negeri yang terbaik di Indonesia.

Demikian keterangan Dra. Paula Tahapary Kepala SMA Negeri Siwalima Ambon kepada wartawan
diruang kerjanya, Sabtu (20/2).

Dikatakan, proses persiapan bagi siswa kelas XII untuk mengikuti SBMPTN

sudah dimulai dengan rapat bersama orang tua siswa bulan September 2015 lalu.

Pemberian materi SBMPTN dimulai pada bulan September 2015 sampai Maret 2016 dengan 2 kali tatap muka, ditambah 1 kali Tutorial Service Time (TST) tiap minggu.

Untuk try out dilaksanakan oleh GO sebanyak 3 kali dan bulan November 2015 sudah dilaksanakan try out pertama bagi 64 siswa dari 66 siswa yang akan mengikuti UN, sedangkan 2 siswa sudah mengikuti try out sebelumnya.

Hasil yang dicapai pada try out pertama menunjukkan rata-rata siswa SMA Negeri Siwalima

sudah dapat diterima pada Universitas terbaik di Indonesia dan Luar Negeri.

Try out kedua sudah dilaksanakan tanggal 17-19 Februari 2016, dengan pola ujian nasional dan try out ketiga akan dilaksanakan tanggal 17 Maret 2016 dengan pola SBMPTN.

Ada juga program Konsultasi melalui Guru BK dengan tujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa, sehingga guru BK sangat berperan sebagai tempat bertukar pikiran dengan siswa.

Selain itu dilakukan pertemuan antara siswa, guru dan kepala sekolah dengan tujuan memberikan motivasi kepada siswa untuk menghadapi Ujian Nasional serta menyampaikan hal-hal penting soal proses pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

SMA Negeri Siwalima Ambon juga membuka klinik mata pelajaran dan peningkatan akhlak siswa. Klinik mata pelajaran dilaksanakan diluar jam belajar, dimana siswa diberikan kesempatan memilih guru untuk konsultasi materi pelajaran.

Sedangkan peningkatan akhlak siswa dilakukan dalam bentuk ibadah pagi yang sudah dilaksanakan mulai tanggal 1 Februari 2016, yang dilakukan terpisah sesuai dengan agama masing-masing siswa.(TM05)

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/sejarah-g30s-pki/

DPRD: Yayasan Pengelola Kompeten Usul Perubahan Status Sekolah

DPRD: Yayasan Pengelola Kompeten Usul Perubahan Status Sekolah

DPRD Yayasan Pengelola Kompeten Usul Perubahan Status Sekolah

Ketua Komisi D DPRD Maluku Suhfi Majdid mengatakan, yang berkompeten

mengusulkan perubahan status sekolah dari swasta menjadi negeri adalah yayasan pengelola.

“Kalau ada sekolah dasar di Kabupaten Maluku Barat Daya yang berdiri sejak abad XVIII dikelola yayasan dan ingin beralih status menjadi sekolah negeri, maka yayasan pengelola harus melakukan pengusulan,” kata Suhfi Madjid di Ambon, Rabu (23/3).

Pengusulan itu disampaikan kepada pemerintah kabupaten atau kota dan nantinya pemerintah daerah yang melakukan kajian hingga akhirnya menetapkan pengalihan status dari swasta menjadi negeri.

Suhfi menyatakan hal itu terkait empat SD di Kabupaten MBD

yang didirikan zending atau guru agama di zaman penjajahan Belanda sejak abad XVIII hingga awal abad XIX yang hingga kini masih berstatus swasta.

Sekolah dasar tersebut selama ini masih berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Kristen (YPPK).

“Kewenangan itu ada pada pihak yayasan, apakah mereka mau mengusulkan

ke pemerintah kabupaten atau tidak untuk merubah statusnya menjadi sekolah negeri,” ujar Suhfi Madjid.

Ketua Unit Pelaksana Akreditas Kabupaten Maluku Barat Daya, Hendrik Rupilu mengatakan, sejumlah sekolah dasar yang sudah berdiri sejak abad XVIII pada zaman penjajahan Belanda hingga saat ini belum berstatus sebagai sebagai sekolah negeri.

Ia merujuk SD Kristen Paty di Pulau Moa yang didirikan oleh para zending pada tahun 1817, SD Kristen Abusur di Pulau Wonreli Kisar yang berdiri sejak tahun 1889 dan SD Kristen Nomaha (Pulau Kisar) tahun 1918.

Kemudian SD Kristen Luhulely di Pulau Leti yang sudah ada sejak tahun 1895, serta SD Kristen Hila di Pulau Romang tahun 1900.

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/keutamaan-puasa-senin-kamis/

Yellow ENTP

Yellow ENTP

Yellow ENTP

Dalam mata kuliah kepemimpinan dan komunikasi, saya diharuskan untuk melakukan uji kepribadian. Uji kepribadian ini bersifat preferensi, sehingga belum tentu setiap kali saya akan menjadi pribadi demikian, namun ada kecenderungan saya akan menampakkan kepribadian sesuai dengan hasil uji tersebut. Tujuan dari uji kepribadian ini bukan untuk mengelompokkan saya masuk dalam kategori mana , namun lebih untuk refleksi diri. Jika preferensi kepribadian saya seperti ini, apa yang harus saya lakukan untuk lebih baik lagi.

Jenis kepribadian saya berdasarkan uji warna adalah kuning dan menurut MBTI adalah ENTP. Jenis kepribadian ini dapat dikatakan sebagai:

  • Penuh energi dan antusiasme
  • Agen perubahan
  • Inovatif
  • Tidak mudah ditebak
  • Cenderung menyetarakan semua orang dan tidak menyukai hirarki
  • Sangat menyukai diskusi kognitif
  • Tidak suka basa-basi
  • Mengedepankan logika daripada emosi/perasaan
  • Pemimpin yang alami namun tidak suka memimpin
  • Bukan manajer alami (pemimpin dan manajer itu berbeda, akan saya bahas lain kali)

Berdasarkan data statistik, jumlah ENTP di dunia hanya 4% saja. Sehingga kepribadian ini termasuk unik (bangga), namun unik bukan berarti selalu bermanfaat (nah…). Beberapa tokoh yang memiliki karakter ENTP adalah Thomas Alfa Edison, Tom Hanks, Robert Downey Jr, dan Borat (Sascha Baron Cohen). Sedangkan tokoh fiksi yang memiliki karakter ENTP adalah Jack Sparrow, Joker, Deadpool, Tony Stark, dan Rocket Racoon.

Jika anda mengenali karakter fiksi seperti yang saya sebutkan di atas, maka anda dapat memahami seperti apa saya dan kepemimpinan saya.

Namun, seperti yang saya dapatkan dari Goffe dan Jones, “Be yourself more…..with skills” dan dengan melakukan refleksi diri. Saya rasa, saya akan menjadi ENTP yang lebih baik dan tidak menutup kemungkinan saya bisa menjadi jenis lain seperti ENTJ atau ENFJ. Bagi ENTP, semuanya mungkin-mungkin saja. Hahahahahaha……

Jika anda ingin tahu diri anda sendiri, silakan coba uji kepribadian gratis di sini. Karena gratis, uji coba dan hasilnya tidak mendalam, namun cukup lumayan untuk memahami diri anda sendiri. Selamat mencoba.

Jika ingin berdiskusi dan berkomentar, silakan isi di kolom yang tersedia.

Layanan Telematika dibidang Informasi

Layanan Telematika dibidang Informasi

Layanan Telematika dibidang Informasi

Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat.
Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

Layanan Telematika di bidang Keamanan

Layanan telematika juga dimanfaatkan pada sector-sektor keamanan seperti yang sudah dijalankan oleh Polda Jatim yang memanfaatkan TI dalam rangka meningkatkan pelayanan keamanan terhadap masyarakat. Kira-kira sejak 2007 lalu, membuka layanan pengaduan atau laporan dari masyarakat melalui SMS dengan kode akses 1120. Selain itu juga telah dilaksanakan sistem online untuk pelayanan di bidang Lalu Lintas. Polda Jatim memiliki website di http://www.jatim.polri.go.id, untuk bisa melayani masyarakat melalui internet. Hingga kini masih terus dikembangkan agar dapat secara maksimal melayani masyarakat. Bahkan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polda Jatim sudah banyak memanfaatkan fasilitas website ini dan sangat bermanfaat dalam menangani kasus-kasus yang sedang terjadi dan lebih mudah dalam memantau setiap perkembangan kasus atau laporan, baik laporan dari masyarakat maupun laporan internal untuk Polda Jatim sendiri. Bukan hanya penanganan kasus kejahatan semata, tapi juga termasuk laporan terkait lalu lintas, intelijen, tindak pidana ringan (tipiring) di masyarakat, pengamanan untuk pemilu, termasuk laporan bencana alam. Masyarakat juga bisa menyampaikan uneg-uneg atau opini mengenai perilaku dan layanan dari aparat kepolisian melalui email atau website . Semoga saja daerah-daerah lainnya yang tersebar diseluruh Indonesia dapat memanfaatkan teknologi telematika seperti halnya Polda Jatim agar terciptanya negara Indonesia yang aman serta disiplin.
Indonesia perlu menciptakan suatu lingkungan legislasi dan peraturan perundang-undangan.Upaya ini mencakup perumusan produk-produk hukum baru di bidang telematika (cyber law) yang mengatur keabsahan dokumen elektronik, tanda tangan digital, pembayaran secara elektronik, otoritas sertifikasi, kerahasiaan, dan keamanan pemakai layanan pemakai layanan jaringan informasi. Di samping itu, diperlukan pula penyesuaian berbagai peraturan perundang-undangan yang telah ada, seperti mengatur HKI, perpajakan dan bea cukai, persaingan usaha, perlindungan konsumen, tindakan pidana, dan penyelesaian sengketa. Pembaruan perauran perundang-udangan tersebut dibutuhkan untuk memberikan arah yang jelas, transparan, objektif, tidak diskriminatif, proporsional, fleksibel, serta selaras dengan dunia internasional dan tidak bias pada teknologi tertentu. Pembaruan itu juga diperlukan untuk membentuk ketahanan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman dan kejahatan baru yang timbul sejalan dengan perkembangan telematika.

Sumber : https://jalantikus.app/

LAYANAN TELEMATIKA

LAYANAN TELEMATIKA

LAYANAN TELEMATIKA

Berdasarkan Instruksi Pesiden Republik Indonesia (Inpres) nomor 6 tahun 2001. Pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi, media, dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi global telah merubah pola dan cara kegiatan bisnis dilaksanakan di industri, perdagangan, dan pemerintah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.

Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Indonesia belum mampu mendayagunakan potensi teknologi telematika secara baik, dan oleh karena itu Indonesia terancam “digital divide” yang semakin tertinggal terhadap negara-negara maju. Kesenjangan prasarana dan sarana telematika antara kota dan pedesaaan, juga memperlebar rurang perbedaan sehingga terjadi pula “digital divide” di dalam negara kita sendiri. Indonesia perlu melakukan terobosan agar dapat secara efektif mempercepat pendayagunaan teknologi telematika yang potensinya sangat besar itu,untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempererat persatuan bangsa sebagai landasan yang kokoh bagi pembangunan secara berkelanjutan.

Di dalam hal ini pemerintah perlu secara proaktif dan dengan komitmen yang tinggi membangun kesadaran politik dan menumbuhkan komitmen nasional, membentuk lingkungan bisnis yang kompetitif, serta meningkatkan kesiapan masyarakat untuk mempercepat pengembangan dan pendayagunaan teknologi telematika secara sistematik.

Indonesia perlu menyambut komitmen dan inisiatif berbagai lembaga internasional, kelompok negara atau negara-negara lain secara sendiri-sendiri dalam meningkatkankerja sama yang lebih erat dalam penyediaan sumber daya pembiayaan, dukungan teknis, dan sumber daya lain untuk membantu Indonesia sebagai negara berkembang mengatasi “digital divide”. Dengan kenyataan tersebut, pemerintah dengan ini menyatakan komitmen untuk melaksanakan kebijakan serta melakukan langkah-langkahdalam bentuk program aksi yang dapat secara nyata mengatasi “digital divide”, dengan arah pengembangan sebagai yang dimaksud dalam isi kerangka kebijakan ini.

Sumber : https://uptodown.co.id/

Manfaat ART Pulang Kampung Saat Lebaran

Manfaat ART Pulang Kampung Saat Lebaran

Manfaat ART Pulang Kampung Saat Lebaran

Lebaran merupakan momen berkumpul bersama keluarga yang tidak ingin

dilewatkan oleh siapapun. Maka dari itu, banyak orang rantauan yang rela pulang jauh ke kampung halamannya, untuk berkumpul bersama keluarga pada hari lebaran. Tak terkecuali Asisten Rumah Tangga (ART). Lalu, ada yang berubah saat ART mudik?

Banyak keluarga yang menggunakan jasa ART untuk mengerjakan berbagai macam pekerjaan rumah. Mulai dari memasak, bersih-bersih rumah, hingga menyuci pakaian, dilakukannya. Keluarga yang sudah terbiasa menggunakan jasa ART akan bergantung dan mengandalkan ART untuk pekerjaan rumah.

Jika lebaran tiba dan ART harus pulang kampung, banyak keluarga yang merasa kesulitan menangani pekerjaan rumah. Padahal banyak juga manfaat ART pulang kampung untung keluarga, diantaranya:

1. Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga

Mudiknya ART dapat menjadi peluang kita untuk mengajarkan anak pentingnya tanggung jawab. Tidak harus membebankan anak dengan pekerjaan rumah tangga yang sulit. Cukup minta anak bertanggung jawab atas kamar tidurnya sendiri, seperti merapihkan tempat tidur setelah ia bangun, membereskan sampah di kamarnya, atau sekedar ikut mengganti seprei tempat tidurnya sendiri. Dengan ini anak akan merasa lebih memiliki rumah dan selalu ingin ikut menjaga kebersihan di rumah.

2. Masak bersama keluarga
Jika pada hari biasa kita disibukan dengan pekerjaan kantor, tidak ada salahnya sesekali menghabiskan waktu bersama keluarga dengan hal sederhana, salah satunya memasakan bersama. Memasak merupakan kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan bersama-sama. Hal ini akan mempererat kedekatan antar keluarga. Keluarga bisa memasak bersama atau membuat kue lebaran bersama diselingi dengan canda.

3. Piket mencuci

Pekerjaan rumah yang satu ini seringkali terasa berat bila dilakukan sendiri

. Apalagi untuk orang yang tidak biasa mencuci. Selagi ART pulang kampung, Baraya Disdik Jabar bisa membagi-bagi pekerjaan mencuci dengan membuat jadwal piket. Misalkan, untuk piket mencuci baju hari senin adalah kakak, untuk piket mencuci piringnya ibu, dan seterusnya.

Dengan ini seluruh keluarga akan ikut bekerja sama dan pekerjaan kembali menjadi mudah. Jadi walaupun ART pulang kampung selama lebaran, banyak manfaat yang didapat oleh keluarga. Salah satunya ikut bertanggung jawab untuk rumahnya sendiri.***

 

Baca Juga :

PPDB Jawa Barat, Tanpa Sistem “Down”

PPDB Jawa Barat, Tanpa Sistem “Down”

PPDB Jawa Barat, Tanpa Sistem Down

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2018

berjalan lancar. Dari sisi information technology (IT) pun dapat dipastikan tidak ada sistem “down”. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Tim IT PPDB Jawa Barat, Nono Suwarno. Walaupun sempat dikeluhkan verifikasi data melalui aplikasi PPDB sedikit lambat, Nono mengatakan hal tersebut dikarenakan sekolah lebih berhati-hati dalam proses upload data pendaftar.
“Tahun ini sekolah lebih berhati-hati dalam memproses data pendaftar, sehubungan dengan adanya beberapa pilihan jalur baru dan tuntutan sistem untuk mengentri data pendaftar dengan benar. Sehingga proses verifikasi lebih lama,” ujar Nono pada Kamis, 7 Juni 2018.

 

Verifikasi data pendaftar yang melalui aplikasi bertujuan

untuk memastikan data yang calon peserta didik berikan akurat. data pendaftar yang akan akan terverifikasi merupakan data pendaftar yang sudah lengkap. Setelah melakukan pendaftaran, calon peserta didik baru dapat melihat data mereka di website resmi kurang lebih satu jam setelahnya.

 

Reload data webnya setiap 1 jam. Bahkan sekarang data pendaftar

yg udah tampil di web 90.000 lebih,” ujar Nono.

Sementara itu, sampai hari ketiga, terdapat 87.209 pendaftar PPDB Jawa Barat dengan rincian sebagai berikut. Jumlah pendaftar PPDB jenjang SMA dengan jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sebanyak 21 pendaftar, jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) sebanyak 19.599, jalur Penghargaan Maslahat Guru (PMG) sebanyak 3.272, jalur Prestasi sebanyak 4.878 pendaftar, dan jalur Warga Penduduk Setempat (WPS) sebanyak 26.951. Jumlah keseluruhuan pendaftar jenjang SMA adalah 54.721 pendaftar.

Sedangkan untuk jumlah pendaftar PPDB jenjang SMK dengan jalur ABK sebanyak 10 pendaftar, jalur KETM sebanyak 20.351 pendaftar, jalur PMG sebanyak 597 pendaftar, jalur Prestasi sebanyak 1.862 pendaftar, dan jalur WPS sebanyak 9.668 pendaftar. Jumlah pendaftar jenjang SMK adalah

 

Sumber :

http://bit.do/dosenpendidikan

Cek Data Peserta PPDB di Web Resmi PPDB 2018

Cek Data Peserta PPDB di Web Resmi PPDB 2018

Cek Data Peserta PPDB di Web Resmi PPDB 2018

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat hari pertama berjalan lancar.

Hal ini disampaikan oleh sekertaris II PPDB Jawa Barat, Edi Purwanto. Dari sisi Information technology (IT), sampai saat ini tidak ada pengaduan yang masuk. Edi mengatakan sistem teknologi dapat diakses oleh masyarakat tanpa kendala. Dari sisi entry operator sekolah pun selama pelaksanaan PPDB berjalan lancar.

“Hari pertama lancar. Tidak ada pengaduan. Kalau dari sistem IT tidak ada kendala,” jelas Edi saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Rajiman No.6, Kota Bandung Jawa Barat, pada Senin, 4 Juni 2018.

Koordinator Tim IT PPDB Jawa Barat, Nono Suharno mengatakan, sebanyak 33 Server

digunakan untuk pelayanan pendaftaran PPDB 2018. Server tersebut terdiri dari Loud Balancer, Server Website PPDB, dan Server Publik PPDB. Dengan sistem IT tersebut, masyarakat dapat melihat dengan detail informasi mengenai calon peserta didik melalui web resmi PPDB, yaitu ppdb.disdik.jabarprov.go.id.

Informasi peserta dapat diakses oleh siapapun sehingga pelaksanaan PPDB ini tanpa kecurangan dan transparan. Hal tersebut sesuai dengan azaz PPDB yaitu objektif, transparan, akuntabel dan tidak diskriminatif.

Informasi yang muncul melalui website berupa data calon peserta didik, skor,

kelengkapan berkas, jarak rumah calon peserta didik hingga status sementara calon peserta didik tersebut diterima di sekolah. Untuk status penerimaan calon peserta didik, Nono mengungkapkan, ada beberapa jalur yang belum dapat terlihat, seperti jalur Prestasi dan jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM). Satatus siwa baru dapat terlihat setelah proses kompetensi dan verifikasi data pada 25 hingga 28 Juni 2018.

“Masyarakat dapat mengakses data di web resmi PPDB ini. Hal ini dilakukan agar transparan, pelaksanaan PPDB tanpa kecurangan, tidak diskriminatif,” jelas Nono.

Tim IT PPDB mencatat dalam sehari pengunjung website resmi PPDB yang mengakses data base terhitung hingga 100 ribu user. Website mulai banyak dikunjungi pada tanggal mendekati pembukaan pendaftaran PPDB 2018.

“Sebenarnya, perkembangan yang mengakses web dari tanggal 28 masih kurang banyak. Ketika sudah mau mendekati pendaftaran peningkatannya meningkat,” jelas Nono. ***

 

Sumber :

https://cloudsoftwareprogram.org/sejarah-peradaban-yunani-kuno/

Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Moh. Iriawan memimpin apel

pagi dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 30 Juli 2018. Dalam kesempatan tersebut Iriawan juga membacakan deklarasi Anti Narkoba.

Deklarasi Anti Narkotika yang dihadiri oleh tokoh agama, BNN Provinsi Jawa Barat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ratusan siswa-sisiwi SMA, SMK se-Kota Bandung tersebut dilakukan untuk memerangi bahaya narkotika bagi generasi muda.

“Saya berharap generasi muda Indonesia, bisa terus memerangi Narkotika.

Kita tidak boleh kalah dengan Narkotika. Narkotika adalah barang haram, dan musuh kita bersama,” jelasnya.

Ratusan pelajar dari SMAN 3, SMAN 5, SMAN 1, dan SMKN 2 Kota Bandung turut mewakili pelajar di Jawa Barat mengikuti upacara memperingati HANI 2018. Mereka juga ikut membacakan deklarasi secara bersama-sama. Usai membacakan Deklarasi, para pelajar bersama Iriawan menandatangani Deklarasi Anti Narkotika Internasional 2018, di Spanduk sepanjang 25 meter.

“Peringatan HANI ini sangat penting, karena kita agar sadar dan makin melek tentang bahayanya narkotika, generasi muda Indonesia semuanya harus bisa melawan narkotika” ujar Meisya Siswi SMAN 5 Kota Bandung.

Menurut siswa SMAN 3 Kota Bandung Satrio, untuk memerangi dan melawan narkoba

, bisa dimulai dari hal kecil, seperti mengikuti kegiatan positif, jangan salah pergaulan, dan selalu rajin mendengarkan nasihat.

Acara Hani 2018 tersebut turut memperlihatkan para tersangka kasus Narkotika, dengan tujuan agar para pelajar dan masyarakat umum mengetahui bahaya narkotika. Iriawan beserta tokok masyarakat diakhir acara, turut bergabung memusnahkan Narkotika ke dalam mesin penghancur narkotika milik BNN.***

 

Baca Juga :