Tutorial Hijab Syar’i untuk Lebaran, Cocok Dipadukan dengan Dress

Tutorial Hijab Syar'i untuk Lebaran, Cocok Dipadukan dengan Dress

Tutorial Hijab Syar’i untuk Lebaran, Cocok Dipadukan dengan Dress

Tutorial Hijab Syar'i untuk Lebaran, Cocok Dipadukan dengan Dress

Hijab syar’i semakin diminati para muslimah di Indonesia. Ada banyak variasi hijab syar’i yang dijual, seperti khimar instan hingga pashmina berukuran lebar.

E-commerce busana muslim HIJUP membagikan tutorial memakai hijab syar’i yang cocok dipakai saat Lebaran. Gaya hijab syar’i ini menggunakan pashmina berukuran lebar yang cocok disandingkan dengan dress.

1. Kenakan Pashmina dengan Panjang Berbeda

Langkah pertama adalah memakai pashmina di kepala dengan satu sisi lebih panjang dibandingkan sisi lainnya. Perbedaan panjangnya dibuat signifikan.

Agar mendapat hasil yang sempurna, pilih pashmina berbahan sifon ceruti. Pashmina berbahan ceruti akan lebih jatuh dan flowy, tapi cenderung lebih licin.

2. Rekatkan dengan Jarum Pentul

Selanjutnya, kita merekatkan hijab di bawah dagu. Lipat hijab di bawah rahang wajah, usahakan jangan terlalu maju ke depan, jangan pula terlalu ke belakang. Selain jarum, kita juga bisa mengenakan peniti bohlam yang tidak merusak hijab. Kamu juga bisa memakai bros kecil yang mudah digunakan.

3. Ambil Sisi Pashmina yang Panjang ke Atas Kepala

Putar sisi pashmina yang lebih panjang ke atas kepala, lalu rekatkan hijab dengan jarum pentul. Kamu bisa merapikan hijab yang terurai di atas bahu, atau memanjangkan hijab hingga menutupi bahu.

4. Rapikan Hijab dengan Bros

Sisi hijab yang panjang diambil kembali ke depan. Kita bisa merapikannya dengan bros kecil di bagian dada. Biarkan hijab terurai hingga menutupi bahu dan dada.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Indonesia Sebagai Penghasil Kopi Terbaik Dunia

Indonesia Sebagai Penghasil Kopi Terbaik Dunia

Indonesia Sebagai Penghasil Kopi Terbaik Dunia

 

Indonesia Sebagai Penghasil Kopi Terbaik Dunia

Kopi Terbaik Dunia

Fund-gregorio-maranon.Com – Jakarta – Perayaan Hari Kopi Sedunia atau “International Coffee Day” yang diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2015 dinilai sebagai momentum peningkatan kecintaan masyarakat terhadap kopi Nusantara. Tidak diragukan lagi, kopi Indonesia memiliki citarasa dan aroma spesial yang telah diakui dunia. Dari sepuluh jenis kopi spesialti yang ada di dunia, lima di antaranya berasal dari Indonesia. Sayangnya, pengakuan dunia Internasional terhadap kualitas kopi Indonesia ternyata belum menggairahkan petani dan pelaku usaha kopi di Indonesia. Hal ini terbukti dengan penurunan peringkat Indonesia sebagai negara pengekspor kopi dunia, yaitu dari peringkat ke-3 menjadi peringkat ke-4.

Indonesia Sebagai Penghasil Kopi Terbaik

Perayaan yang diselenggarakan di Gedung Kementerian Perindustrian tersebut dibuka oleh Saleh Husin selaku Menteri Perindustrian. Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian menyebutkan tujuan dari perayaan ini adalah untuk merayakan budaya kopi sekaligus gerakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi nusantara. Tujuan lainnya adalah untuk mempromosikan peningkatan konsumsi kopi dalam negeri serta menggairahkan ekspor kopi ke dunia Internasional. Dengan demikian, pada akhirnya akan mendorong peningkatan kesejahteraan seluruh mata rantai perkopian tanah air, mulai dari petani produsen hingga industri pengolahan.

Produktivitas dan kualitas kopi nusantara

Acara perayaan tersebut dihadiri oleh instansi terkait, pelaku usaha, petani, dan pecinta kopi. Perayaan ini juga didukung oleh Kementrian Perdagangan, Kementrian Pertanian, AEKI, AIEC, AKLI dan  Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia. Pencanangan hari kopi sedunia ini dilakukan dengan minum kopi bersama. Dalam sesi diskusi disampaikan oleh ketua AEKI mengenai peran Kementerian Pertanian dalam mendorong gerakan menanam kopi skala luas serta peran Kementerian Perdagangan dalam menciptakan marketing ghimmick kopi nusantara.

Harapannya, produktivitas yang semakin meningkat didukung dengan brand yang semakin menguat akan memberikan dampak positif bagi seluruh pelaku usaha kopi Indonesia. Acara serupa rencananya akan dilakukan setiap tahun di seluruh daerah di Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua oleh produsen kopi, pemerintah daerah, pengusaha kopi, dan komunitas pecinta kopi. (Elsera)

Sumber : https://dcc.ac.id/blog/cara-menanam-bibit-buah-naga/

Gaya Busana Terinspirasi Dunia Sirkus

Gaya Busana Terinspirasi Dunia Sirkus

Gaya Busana Terinspirasi Dunia Sirkus

DI tengah gempuran banyaknya merek busana

high fashion brand terus berlomba mengeluarkan koleksi terbarunya yang bercita rasa dinamis, playful, dan elegan untuk memanjakan pelanggan setianya.

Koleksinya siap Anda miliki dan simpan sebagai koleksi di lemari. Koleksi baru salah satunya dikeluarkan merek kelas atas, Moschino. Ciri khas gaya humor, surealis, dan menyenangkan selalu terlihat dari koleksi label dunia yang digawangi Creative Director Jeremy Scott ini. Di bawah arahan desainer nyentrik asal Amerika Serikat ini, busana keluaran Moschino mengingatkan kita bahwa terkadang fashion janganlah terlalu serius.

Label yang memiliki tempat tersendiri di antara penggemar modern and contemporary fashion ini memang dikenal sering memberikan sentuhan humor dan keceriaan dalam mode serta detail colourful dan out of the box. Untuk koleksi Spring/Summer 2019, Scott banyak mengambil desain haute couture dari era 1950-an dan 1960-an yang klasik.

Dia menghadirkan motif corat-coret layaknya sketsa rancangan pada koleksinya kali ini.

Peralatan di atelier turut hadir, seperti gulungan kain hingga dress dengan gunting raksasa. Humor memang menjadi ciri khas Moschino. Tidak berkesan ironis, unsur tersebut terasa fun dan menjadikan koleksi ini energetic. Koleksi segar bernuansa sirkus ini seperti merayakan dunia imajinasi yang dipimpin Scott. Rancangan spektakuler ini terinspirasi dari trapeze artist, akrobat, popcorn, cotton candy, clowns, dan unicycles.

Musim ini Moschino memilih banyak warna ceria dan material seperti tulle, silk , dan brocade. Pesan yang ingin disampaikan adalah sebuah sajian visual yang menjadi interpretasi atas dunia skandal dan berita selebritas saat ini. Koleksi yang bisa dilirik seperti jaket panjang putih dengan aksen coretan hitam.

Busana dengan hiasan pita besar di bagian dada ini ditawarkan dengan harga Rp35,4 juta. Ada juga shift dress berwarna merah darah tanpa lengan dengan detail jahitan benang hitam di bagian leher dan pinggang. Koleksi bergaya klasik dan elegan ini dibanderol Rp15,5 juta. Anda juga bisa memiliki blus dengan detail tie neck yang unik berlengan panjang.

 

Koleksi dengan multi print beraneka warna ini dilepas ke pasaran dengan harga Rp11,2 juta.

Juga ada sequin dress pas badan yang seksi tanpa lengan yang dibanderol seharga Rp66,9 juta. Moschino diciptakan Franco Moschino pada 1983, yang dikenal karena kritik fashion dan kampanye sosialnya. Brand ini mengekspresikan kreativitas lebih dan kekuatan keanggunan melalui reinterpretasi klasik.

Beberapa label Moschino antara lain Moschino sebagai garis fashion untuk pria dan wanita; Moschino Cheap and Chic, yaitu lini kedua untuk busana wanita yang didirikan pada 1988; dan Love Moschino yang merupakan label produk jeans.

High fashion brand lainnya yang melansir koleksi anyar adalah Loewe. Rumah mode asal Spanyol ini tidak pernah lelah memanjakan kaum hawa dengan beragam busana dan aksesori dengan kualitas dan desain yang indah. Untuk musim Spring/Summer 2019, Loewe menampilkan koleksi pakaian bertema rancangan modernism dalam awalan seni kontemporer.

Creative Director Jonathan Anderson mengambil hiasan

seni kontemporer seperti tekstur blur sikat cuci mobil berputar dari Lara Favaretto, keranjang anyaman pedesaan karya finalis Loewe Craft Prize, Joe Hogan, pada peragaan busananya.

Koleksi-koleksi yang ditampilkan terkoneksi erat dengan warna-warna yang sesuai untuk menyambut musim panas, seperti biru, oranye, hijau, dan merah muda. Tampilan bulu pada pakaian dan aksesori juga terlihat pada suguhan koleksi pada musim ini. Untuk modelnya, Loewe menghadirkan desain kerah dengan bahan kulit eksotis yang semakin melekatkan kain dengan kulit dan sweter untuk pemancing. Anda bisa mendapatkan koleksi seperti sweater dress lengan panjang dengan motif garis-garis.

Busana dengan gabungan warna biru muda, hijau, krem, dan hitam ini dilepas ke pasaran dengan harga Rp13,2 juta. Juga tersedia detail dress bernuansa dominan hitam dengan lengan panjang bentuk gelembung. Koleksi dengan teknik jahitan smock dan bagian dada terbuka ini dibanderol Rp91,9 juta.

Terdapat juga tunic dress bernuansa gabungan cokelat muda dan pink berlengan sedang yang ditawarkan seharga Rp18,1 juta. Nama Loewe berasal dari nama seorang perajin kulit, yaitu Enrique Roessberg Loewe. Dia bergabung dengan pemilik workshop para perajin dan menciptakanbrand Loewe pada 1846 sesuai namanya.

Bisnis usaha dengan brand ini berkembang dan pada 1970 merek ini masuk industri fashion kelas atas dunia. Saat ini Loewe memiliki 35 toko di Jepang dan beroperasi dengan 150 toko di 35 negara.

Baca Juga :

Angkat Maryam, Mayra Kenalkan Koleksi Gamis Syari

Angkat Maryam, Mayra Kenalkan Koleksi Gamis Syari

Angkat Maryam, Mayra Kenalkan Koleksi Gamis Syari

Gamis Syari merupakan salah satu bidang fashion

yang sedang berkembang pesat saat ini. Hadirnya banyak Brand Fashion Syari saat ini tentunya menambah ragam berbusana di masyarakat Indonesia. Salah satu Brand Fashion Gamis Syari yang sedang ramai dibicarakan adalah Mayra. Berdiri sejak tahun 2011, Mayra telah masuk dan berkembang dengan pesat.

Tentunya perkembangan yang dialami oleh Mayra sejalan dengan trend berbusana muslim di tanah air. Dan kini Mayra mantap memilih Gamis Syari sebagai salah satu produk unggulannya karena selain mengikuti pasar yang ada, Mayra memiliki tujuan khusus untuk mengajak perempuan Indonesia mengenal dan memilih Gamis Syari sebagai busana yang dapat dikenakan sehari-hari. Konsep Gamis Syari dengan kualitas yang baik, nyaman saat dikenakan dan tidak membuat kantong bolong adalah point penting yang terus diperhatikan demi memuaskan customer Mayra.

 

Pada tanggal 28 Maret 2019 yang lalu,

Mayra untuk ketiga kalinya berada di ajang Fashion Show Indonesia Fashion Week dengan mengusung tema “Maryam”. Pada koleksi kali ini, Maryam merupakan sosok penting yang menginspirasi hadirnya koleksi. Dan untuk membuat koleksi ini semakin indah, maka unsur etnik dari India yang kaya akan bordiran, tassel, serta aneka Mutiara pun dihadirkan dalam koleksi Maryam.

Adalah Yusra Rahmawati yang membawa koleksi Marya

ini hadir sebagai salah satu koleksi dari Mayra. Perempuan kelahiran Bukittinggi ini memang gemar membuat konsep yang kuat serta unik dalam setiap gamis koleksi yang dikeluarkan oleh Mayra. Pagelaran Busana Indonesia Fashion Week bukan lagi hal yangh baru baginya, sehingga persiapan mulai dari konsep hingga ke berbagai detailnya disiapkan dengan matang untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

 

Selain kegiatan Fashion Show

Mayra juga mengadakan acara Gala Dinner Bersama dengan Resellernya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Medan, Pekanbaru, Jakarta, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda dan masih banyak lagi.Bertempat di Restoran Bleu 8 Hotel Mulia Senayan, Gala Dinner yang diadakan untuk pertama kalinya ini khusus diselenggarakan untuk mengeratkan silaturahmi dengan Reseller Mayra. Karena kebersamaan dan kerjasama yang dibangun bersama Reseller, telah menghantarkan Mayra hingga ke posisinya saat ini. Acara yang dibuat dengan nyaman, hangat dan meriah ini tentunya tidak lepas dari kritik dsan saran yang tentunya disampaikan untuk kebaikan Bersama. Kegiatan ini juga menghadirkan Adelia Pasha sebagai salah satu artis yang pernah bekerjasama dengan Mayra.

High Fashion Hugo Boss yang Kasual

High Fashion Hugo Boss yang Kasual

High Fashion Hugo Boss yang Kasual

ANDA wanita behave berjiwa muda, bergaya stylish

serta mengikuti tren pasti menantikan keluaran baru busana dari rumah mode kenamaan dunia. Tidak perlu menunggu lagi, kini telah hadir koleksi anyar dari merek high fashion yang sudah dilempar kepasaran.

Koleksi baru salah satunya dikeluarkan merek Hugo Boss. Desain label ini selalu memadukan potongan kasual dan formal yang cocok dikenakan wanita urban masa kini. Brand papan atas ini selalu mengeluarkan rangkaian busana yang menampilkan inspirasi sensasional. Koleksinya selalu layak dipertimbangkan bagi Anda yang bercita rasa chic dan ingin tampil standout dibanding yang lain.

 

Untuk Spring/Summer 2019, Hugo Boss mengubah arahan desain

secara total bagi para pelanggan setianya. Tidak terlihat lagi satu setel jas formal dalam koleksi ini. Koleksi yang mengarah pada gaya kasual yang santai ala warga jetset Los Angeles ini tampil dengan sangat berbeda dari sebelumnya.

 

Dibuka dengan koleksi berpalet dusty pink

yang secara perlahan berubah menjadi merah marun, berubah lagi menjadi abu-abu, biru navy, hingga diakhiri dengan sekelom pok warna putih. Untuk koleksi ini, Ingo Wilts, Chief Brand Officer Hugo Boss, ingin menghadirkan sesuatu yang lebih ringan, tidak berkesan formal dan berat sehingga orang akan berpikir ini sangat mudah dipakai, termasuk untuk sehari-hari.

Permainan motif grafis berupa garis dan blok warna hadir menjadi kunci utama. Seperti pada koleksi V-neck dress tanpa lengan dengan motif printgeometris. Busana bernuansa krem dan putih ini dibanderol seharga Rp14 juta. Ada juga atasan tanpa lengan dengan pola kotak-kotak beraneka warna yang ditawarkan dengan harga jual Rp2,8 juta. Model jumpsuit berkerah jas untuk kaum hawa merupakan gaya baru Hugo Boss.

Terdapat jumpsuit dengan pola color blocking merah marun dan pink muda. Koleksi berlengan panjang dengan detail serut di bagian pinggang bergaya sporty ini dilepas ke pasaran dengan harga Rp3,9 juta. Variasi celana panjang dan pendek hadir dalam siluet longgar yang sangat nyaman.

 

Begitu pula dengan atasan kemeja, knit wear, hingga jaket.

Ragam jaket bomber, parka, dan windbreaker hadir sebagai atasan individu sehingga terlihat seperti bukan sebuah outer. Model yang bisa Anda lirik misalnya jaket regular fit bermotif dari bahan wol yang lembut dan nyaman. Busana berwarna biru muda itu dibanderol dengan harga Rp7,7 juta.

Gaya itulah yang diadopsi Hugo Boss dari gaya street dan ingin membuktikan bahwa potongan luaran juga bisa menjadi atasan yang gaya tanpa berfungsi menjadi outer. Material katun dan nilon mendominasi, di mana bahan ini yang paling ringan dan bersahabat dengan musim panas.

Namun, bahan rajutan dan wol juga masih terlihat seperti pada setelan yang sedikit formal. Jauh dari kesan formal dan berat, Hugo Boss kini menjadi gaya masa kini. Hugo Boss adalah brand asal Jerman yang berpusat di Metzingen. Awalnya perusahaan ini hanya bergerak di dunia apparel, tetapi sekarang sudah merambah segala bidang fashion. Hingga kini Hugo Boss menguasai penjualan di 110 negara di dunia.

Sementara itu, busana high fashion lainnya yang telah melansir koleksi baru adalah Todís, rumah mode asal Italia dengan ciri khas material kulit yang selalu mengedepankan kuali tas. Baci by Tod’s atau ‘Ciuman oleh Tod’s’ menjadi tajuk koleksi yang merayakan kehangatan ala Italia, ketika orang-orangnya dengan tulus mencium pipi Anda sebagai sapaan hangat.

Koleksi terkininya, baik busana wanita maupun aksesori, hadir dalam atmosfer playful yang universal dan hangat. Tod’s menampilkan beragam mantel, rok, jaket, celana, bahkan jas dan gaun mini yang terbuat dari kulit mewah. Lihat saja jaket tiga perempat yang terbuat dari potongan kulit ular dan suede. Koleksi blazer berpotongan feminin dengan motif kulit ular dijual seharga Rp140,6 juta.

Terdapat juga bomber jacket dengan palet mengacu pada neutral shades

yang diimbangi electric blue dan mustard yang memberikan kesan dinamis dan modern. Busana dengan motif garis ini dapat Anda miliki dengan harga Rp73,4 juta. Terdapat juga dark chocolate leather trench dengan detail zipped-up yang diikat di pinggang dengan ikat pinggang yang menunjukkan logo T.

Koleksi yang terlihat nyaman tapi bergaya ini dibanderol Rp100 juta. Ada juga detail patchwork yang hadir sebagai fokus utama serta jaket bomber bergaris dengan kulit yang kontras. Model lainnya yang menarik adalah gaun panjang hitam dari bahan kulit metalik yang mewah.

Busana berlengan pendek dengan tali pinggang ini dibanderol dengan harga Rp50,8 juta. Tod’s merupakan perusahaan Italia yang memproduksi busana, sepatu, dan barang-barang kulit lainnya, yang dipimpin peng usaha Diego Della Valle.

Tod’s terkenal dengan produk sepatu mengemudinya. Ayah Diego, Dorino Della Valle, memulai usaha sepatunya pada 1920. Kemudian, Diego mengem bangkan usaha ayahnya, menyulap tempat kerja ayahnya menjadi pabrik sepatu.