Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi

Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi

Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi

Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi
Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi

Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang ekonomi tidak hanya berperan sebagai salah satu pelaku ekonomi, akan tetapi pemerintah juga berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan terhadap jalannya roda perekonomian demi tercapainya tujuan pembangunan nasional. Dalam rangka melaksanakan peranannya tersebut pemerintah menempuh kebijaksanaan-kebijaksanaan berikut ini :

a. Kebijaksanaan dalam dunia usaha Usaha untuk mendorong dan memajukan dunia usaha.

b. Kebijaksanaan di bidang perdagangan.

c. Kebijaksanaan dalam mendorong kegiatan masyarakat Kebijaksanaan pemerintah dalam mendorong kegiatan masyarakat.

2. Swasta (BUMS)

BUMS adalah salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. BUMS merupakan badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh pihak swasta. Tujuan BUMS adalah untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. BUMS didirikan dalam rangka ikut mengelola sumber daya alam Indonesia, namun dalam pelaksanaannya tidak boleh bertentangan dengan peraturan pemerintah dan UUD 1945. BUMS dalam melakukan perannya mengandalkan kekuatan pemilikan modal. Perkembangan usaha BUMS terus didorong pemerintah dengan berbagai kebijaksanaan.

Perusahaan-perusahaan swasta sekarang ini telah memasuki berbagai sektor kehidupan antara lain di bidang perkebunan, pertambangan, industri, tekstil, perakitan kendaraan, dan lain-lain. Perusahaan swasta terdiri atas dua bentuk yaitu perusahaan swasta nasional dan perusahaan asing. Contoh perusahaan swasta nasional yaitu PT Astra Internasional (mengelola industri mobil dan motor lalu contoh perusahaan asing yaitu PT Freeport Indonesia Company (perusahaan Amerika Serikat yang mengelola pertambangan tembaga di Papua, Irian Jaya).

Perusahaan-perusahaan swasta tersebut sangat memberikan peran penting bagi perekonomian di Indonesia. Peran yang diberikan BUMS dalam perekonomian Indonesia seperti berikut ini :

a. Membantu meningkatkan produksi nasional.
b. Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja baru.
c. Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan pendapatan.
d. Membantu pemerintah mengurangi pengangguran.
e. Menambah sumber devisa bagi pemerintah.
f. Meningkatkan sumber pendapatan negara melalui pajak.
g. Membantu pemerintah memakmurkan bangsa.

Sumber : https://multi-part.co.id/

Pemerintah (BUMN)

Pemerintah (BUMN)

Pemerintah (BUMN)

Pemerintah (BUMN)
Pemerintah (BUMN)
  • Pemerintah sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi

Peran pemerintah sebagai pelaku kegiatan ekonomi berarti pemerintah melakukan kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.

a. Kegiatan Produksi

Disini pemerintah dalam menjalankan perannya sebagai pelaku ekonomi, mendirikan perusahaan negara atau sering dikenal dengan sebutan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2003, BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN dapat berbentuk Perjan (Perusahaan Jawatan), Perum (Perusahaan Umum), dan Persero (Perusahaan Perseroan). BUMN memberikan kontribusi yang positif untuk perekonomian Indonesia, yakni BUMN ikut berperan dalam menghasilkan barang atau jasa yang diperlukan dalam rangka mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pelaksanaan peran BUMN tersebut diwujudkan dalam kegiatan usaha hampir di seluruh sektor perekonomian, seperti sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, manufaktur, pertambangan, keuangan, pos dan telekomunikasi, transportasi, listrik, industri, dan perdagangan serta konstruksi. BUMN didirikan pemerintah untuk mengelola cabang-cabang produksi dan sumber kekayaan alam yang strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Misalnya PT Dirgantara Indonesia, PT Perusahaan Listrik Negara, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT Pos Indonesia, dan lain sebagainya. Perusahaan-perusahaan tersebut didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, serta untuk mengendalikan sektor-sektor yang strategis dan yang kurang menguntungkan.

b. Kegiatan Konsumsi

Pemerintah juga berperan sebagai pelaku konsumsi, yakni pemerintah juga membutuhkan barang dan jasa untuk menjalankan tugasnya. Seperti halnya ketika menjalankan tugasnya dalam rangka melayani masyarakat, yaitu mengadakan pembangunan gedung-gedung sekolah, rumah sakit, atau jalan raya. Tentunya pemerintah akan membutuhkan bahan-bahan bangunan seperti semen, pasir, aspal, dan sebagainya. Semua barang-barang tersebut harus dikonsumsi pemerintah untuk menjalankan tugasnya. Contoh-contoh mengenai kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah masih banyak, seperti membeli barang-barang untuk administrasi pemerintahan, menggaji pegawai-pegawai pemerintah, dan sebagainya.

c. Kegiatan Distribusi

Selain kegiatan konsumsi dan produksi, pemerintah juga melakukan kegiatan distribusi. Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah dalam rangka menyalurkan barang-barang yang telah diproduksi oleh perusahaanperusahaan negara kepada masyarakat. Misalnya pemerintah menyalurkan sembilan bahan pokok kepada masyarakat-masyarakat miskin melalui BULOG. Penyaluran sembako kepada masyarakat dimaksudkan untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan distribusi yang dilakukan oleh pemerintah harus lancar. Apabila kegiatan distribusi tidak lancar akan memengaruhi banyak faktor seperti terjadinya kelangkaan barang, harga barang-barang tinggi, dan pemerataan pembangunan kurang berhasil. Oleh karena itu, peran kegiatan distribusi sangat penting.

Sumber : https://jilbabbayi.co.id/

Gandeng Komunitas, Grab Perluas Peluang Kerja Difabel

Gandeng Komunitas, Grab Perluas Peluang Kerja Difabel

Gandeng Komunitas, Grab Perluas Peluang Kerja Difabel

Merayakan Hari Disabilitas Internasional, Grab Indonesia memperluas kerja sama

dengan komunitas difabel. Kedua komunitas tersebut yakni Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), organisasi yang memayungi beragam asosiasi sosial disabilitas di Indonesia dan Jangkau, sebuah platform online nirlaba yang mengumpulkan dana untuk membantu memenuhi kebutuhan aksesibilitas manula dan anak-anak yang memerlukan.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk merangkul lebih banyak lagi mitra dari komunitas disabilitas agar memiliki peluang penghasilan tambahan.

Selain itu, menjangkau lebih banyak komunitas disabilitas di Indonesia dan menghadirkan mobilitas

tanpa batas memastikan kualitas layanan mitra pengemudi tuli, menjangkau berbagai komunitas disabilitas, kerja sama untuk donasi melalui GrabRewards.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan setiap orang harus memiliki akses yang sama untuk mendapatkan peluang terlepas dari latar belakang atau kemampuan mereka. Itulah yang menggerakkan Grab untuk melayani komunitas disabilitas lain, selain komunitas teman Tuli.

“Hal ini telah membuka mata kami pada kenyataan pahit bahwa terdapat banyak tantangan

yang nyata bagi para penyandang disabilitas di Indonesia untuk mencari peluang mendapatkan penghasilan. Di Grab, kami berkomitmen untuk terus berdialog dan berkolaborasi dengan Gerkatin sebagai mitra asosiasi teman Tuli nasional, dan sekarang dengan PPDI dan Jangkau untuk memahami dan membangun solusi yang dapat melayani kebutuhan para teman Tuli dan komunitas disabilitas lain dengan lebih baik,” ujar Neneng melalui keterangannya, Jakarta, Selasa (3/12).

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Gufroni Sakaril mengatakan pihaknya mengapresiasi Grab yang telah merangkul penyandang disabilitas ke dalam platform mereka dengan memberi kesempatan bergabung sebagai mitra dan dengan mendukung kampanye donasi di GrabRewards.

 

Baca Juga :

Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Polda Metro Jaya meresmikan terobosan baru dalam dunia lalu lintas

. Inovasi yang ditelurkan kini meliputi bidang penindakan serta pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pada pelayanan pembuatan SIM, polisi membuat inovasi pada proses uji praktik menjadi serba otomatis bernama Electronic Driving Test System (E-DRIVES). Otomatis di sini bisa diartikan fungsi petugas sebagai pengawas dan penentu kelulusan peserta uji praktis akan digantikan sistem elektronik.

Lihat juga:Pengguna Skuter Listrik Minimal 17 Tahun, Tak Wajib SIM
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono mengatakan kelulusan akan ditentukan sistem elektronik yang terdiri dari berbagai perangkat, di antaranya sensor, radio frekuensi, dan pancaran gelombang suara.

Perangkat itu diletakkan pada berbagai titik di area pengujian yang akan merekam berbagai kesalahan

peserta uji saat ujian. Data yang dikumpulkan dari perangkat kemudian diolah menjadi statistik untuk dijadikan bahan penilaian kelulusan.

“Jadi yang kelulusan bukan manual menggunakan orang lagi, tapi sudah komputerisasi,” kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12).

Saat ini E-DRIVES hanya tersedia di Polda Metro Jaya, namun dikatakan secara bertahap akan

diterapkan pada semua Polres wilayah Polda Metro. E-DRIVES cuma meliputi pengujian SIM A dan C saja.

Data hasil pengujian bisa dilihat langsung oleh penguji di lapangan melalui melalui tablet dan layar monitor. Data ini juga bisa dilihat langsung oleh peserta uji.

Menurut Gatot sistem ini membuat penilaian lebih akurat dan transparan karena dilakukan menggunakan sistem.

“Ini meminimalisir prilaku anggota misal ada temannya yang tidak mau ikut ujian atau gagal tapi diluluskan. Jadi ini kalau tidak lulus, ya tidak lulus,” ucap dia.

 

Sumber :

https://lakonlokal.id/cm-launcher-apk/

Bos Importir Joe Surya Diduga Dalam Pesawat Pengangkut Harley

Bos Importir Joe Surya Diduga Dalam Pesawat Pengangkut Harley

Bos Importir Joe Surya Diduga Dalam Pesawat Pengangkut Harley

Ada yang menarik dari daftar penumpang pesawat Garuda Indonesia pengangkut Harley-Davidson

selundupan yang dirilis oleh Kementerian Keuangan pada Kamis (5/12). Di antara 21 nama yang disebut salah satunya adalah Joe Surya.

Joe Surya diduga merupakan bos perusahaan pengimpor motor Harley-Davidson ke Indonesia, Legenda Motor. Perusahaan ini diketahui menyuplai motor Harley-Davidson ke enam perusahaan dealer resmi Harley-Davidson yang berada di Indonesia.

Lihat juga:Andai Lolos, Harley Dirut Garuda Tak Dilayani Dealer Resmi

Keenam perusahaan itu adalah Sumatera Motor (Medan dan Batam), Siliwangi (Bandung), Kalimas Solo (Solo), Sarana (Bali), Anak Elang (Jakarta), dan Nusantara (Jakarta).

Joe Surya juga diketahui menjabat sebagai Chairman dan President perusahaan bidang otomotif bernama Nusantara Group. Dealer Harley-Davidson di Jakarta, Nusantara, merupakan anak perusahaan Nusantara Group.

Nusantara Group juga berperan sebagai pengimpor motor BMW Motorrad dan mobil Renault. Selain itu Nusantara Group juga memiliki bisnis dealer Mazda, Mitsubishi, Mini, BMW, Daihatsu, Kia, BMW Motorrad, dan Renault.

Lihat juga:Kronologi Penyelundupan Harley-Davidson Dirut Garuda

Joe Surya diketahui juga pernah berhubungan dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, yang statusnya saat ini sudah dipecat Menteri BUMN Erick Thohir karena menyelundupkan Harley-Davidson FLH Electra Glide Shovelhead secara terurai menggunakan Garuda Indonesia melalui pesawat Airbus A330-900 pada 17 November 2019.

Salah satu bukti keterlibatan Joe Surya dengan Ari yakni saat peresmian kerja sama pembuatan video demo keselamatan terbaru antara Garuda Indonesia dengan pemegang merek Renault, Maxindo Renault, pada Juli lalu. Maxindo Renault merupakan anak perusahan Nusantara Group.

CNNIndonesia.com sudah coba menghubungi Joe Surya melalui sambungan telepon, namun hingga saat ini belum bisa terjangkau.

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/call-recorder-apk/

Kewarganegaraan : Pengertian, Hukum dan Status

Kewarganegaraan

Kewarganegaraan : Pengertian, Hukum dan Status

Kewarganegaraan

Pengertian Kewarganegaraan

Kewarganegaraan adalah bentuk identias yang memungkinkan individu-individu merasakan makna kepemilikan, hak dan kewajiban sosial dalam komunitas politik(negara). Kewarganegaraan dalam arti yuridis ditandai dengan adanya ikatan hukum antara orang-orang dengan negara atau kewarganegaraan sebagai status legal.

Ikatan Hukum

Dengan adanya ikatan hukum itu menimbulkan akibat-akibat hukum tertentu, bahwa orang tersebut berada di bawah kekuasaan negara yang bersangkutan. Tanda dari adanya ikatan hukum seperti akte kelahiran, surat pernyataan, bukti kewarganegaraan, dan lain-lain.

Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan nationality. Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi warga negara, contoh secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik. Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota dari suatu bangsa.

Status Kewarganegaraan

Di bawah ini teori kontrak sosial status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Dalam filosofi “kewarganegaraan aktif” seorang waga negara diisyaratkan untuk menyumbangkan kemampuanya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi, layanan publik, kerja sukarela,dan berbagai kegiatan lainnya.

Sumber : https://pelajaranips.co.id/

Image Perubahan Pendidikan

Image Perubahan Pendidikan

Image Perubahan Pendidikan

Buku Altrichter, Herbert dan Elliott, John (2000), Ed., The Images of Educational Change, Open University Press, Buckingham merupakan kumpulan tulisan. Setelah dibuka dengan Pengantaroleh Herbert Altrichter, penyajian tulisan dibagi menjadi empat bagian dan diakhiri dengan overview yang berjudul Menuju Visi Sinoptik Perubahan Pendidikan di Negera Maju ditulis oleh John Elliot. Masing-masing bagian terdiri atas tiga tulisan, kecuali bagian keempat yang berisi empat tulisan.

Judul-judul keempat bagian tersebut adalah (I) Perubahan Pendidikan dan Penyusunan Kebijakan, (II) Hubungan antara Perubahan Sosial dan Perubahan Pendidikan, (III) Konseptualisasi Proses Perubahan Sekolah dan (IV) Menyiapkan Guru untuk Terlibat dalam Perubahan Pendidikan.

Adapun judul-judul dan penulis dari ketiga belas tulisan tersebut adalah: (1) Perubahan Ekonomi, Penyusunan Kebijakan Pendidikan dan Peranan Negara, Ernest R. House; (2) Bagaimana Pendidikan Tidak Ditangani Lembaga Mana pun, Barry MacDonald; (3) Mengembangkan Keadaan Muram: Perkembangan Personal dan Sosial Siswa dan Proses Sekolah, John Schostak; (4) Komunitas, Perubahan Sekolah dan Networking Strategis, Peter Posch; (5) Individu dan Perubahan Sosial: Perubahan Pola Komunitas dan Tantangan Sekolah, Marie Brennan dan Susan Noffke; (6) Perubahan Sosial, Bahan Ajar dan Guru, J. Myron Atkin(7) Perubahan Kultur Sekolah, Christine Finnan dan Henry M. Levin; (8) Beberapa Unsur Teori Mikro-Politik Perkembangan Sekolah, Herbert Altrichter dan Stefan Salzgeber(9) Perubahan Konsepsi Kaji Tindak, Bridget Somekh(10) Pendidikan Reflektif dan Kultur Sekolah: Sosialisasi Calon Guru, Angel Perez Gomez(11) Studi Kasus dan Catatan Kasus: Suatu Percakapan tantang Proyek Hathaway, Susan Groundwater Smith dan Rob Walker(12) Ahli Masa Depan?, Christine O’Hanlon; dan (13) Kontrol Guru dan Reformasi Pengembangan Profesionalitas, Lawrence Ingvarson.

Baca Juga :

Filsafat Naturalisme

Filsafat Naturalisme

Filsafat Naturalisme

Penyanyi sohor Iwan Fals, mungkin, bisa disebut menganut paham naturalisme. Ia menghargai begitu tinggi terhadap alam, dan beranggapan bahwa segala yang alamiah cenderung menjadi baik. Oleh karena itu, Iwan Fals menyerahkan sepenuhnya anak kesayangangannya bernama Galang Rambu Anarki untuk dididik oleh alam sekitarnya. Ia beranggapan, dirinya maupun keluarga yang lainnya, tak perlu campur tangan terhadap perkembangan si anak.

Itulah pendidikan paling demokrasis yang dilakukannya. Semua diserahkan kepada anak, keputusan apa pun yang diambil anak bergantung kepada anak itu sendiri. Anak mau mengenakan baju warna hijau, merah, kuning, biru, dan sebagainya bergantung kepada kecenderungan dan kesenangan anak sendiri. Anak akan pergi ke sekolah, tempat kursus, les, atau tidak pergi ke mana pun, semua bergantung kepada anak itu sendiri. Ya, anak memiliki kebebasan yang sebebas-bebasnya sesuai dengan bawaan dan kepribadian yang diberikan alam kepadanya.

Sayangnya, anak yang namanya diabadikan dalam salah satu judul lagu yang sangat terkenal “Galang Rambu Anarki” itu meninggal dunia dalam usianya yang sangat dini, 21 tahun. Surat-surat kabar ketika itu memberitakan bahwa, Galang yang ketika itu terkena serangan jantung. Namun rumor yang lain menyebutkan bahwa remaja yang juga mulai menanjak kariernya sebagai penyanyi itu meninggal dunia akibat over dosis dalam mengonsumsi narkoba. Galang, bisa jadi, adalah “korban” penganut paham naturalisme.

Sejak saat itulah, konon, Iwan Fals merasa sangat menyesal dengan pendiriannya. Sejak saat itu pula, penampilannya yang “naturalis” dengan membebaskan kumis dan jenggotnya yang tidak terlalu lebat tumbuh secara alamiah diakhiri. Maka jengggot dan kumisnya pun dipangkas, rambutnya pun diptong rapih. Lagu-lagi yang diciptakan dan dinyanyikan setelah itu lebih terasa religius, meski tetap dalam nuansa lagu-lagu balada dan penuh kritik sosial.

Berikut kita kemukakan tentang paham naturalisme, baik sebagai aliran filsafat maupun sebagai sebuah aliran dalam filsafat pendidikan. Makalah terdiri dari pengertian naturalisme secara filsafat; naturalisme menurut aliran filsafat pendikakan; tokoh-tokoh yang beraliran naturalisme; tujuan pendidikan naturalisme; dan proses pendidikan gaya naturalisme.

B. Naturalisme dalam Filsafat

NATURALISME merupakan teori yang menerima “nature” (alam) sebagai keseluruhan realitas. Istilah “nature” telah dipakai dalam filsafat dengan bermacam-macam arti, mulai dari dunia fisik yang dapat dilihat oleh manusia, sampai kepada sistem total dari fenomena ruang dan waktu. Natura adalah dunia yang diungkapkan kepada kita oleh sains alam. Istilah naturalisme adalah sebaliknya dari istilah supernaturalisme yang mengandung pandangan dualistik terhadap alam dengan adanya kekuatan yang ada (wujud) di atas atau di luar alam ( Harold H. Titus e.al. 1984)

Materialisme adalah suatu istilah yang sempit dari dan merupakan bentuk dari naturalisme yang lebih terbatas. Namun demikian aliran ini pada akhirnya lebih populer daripada induknya, naturalisme, karena pada akhirnya menjadi ideologi utama pada negara-negara sosialis seperti Uni Soviet (kini Rusia) dan Republik Rakyat Cina (RRC). Materialisme umumnya mengatakan bahwa di dunia ini tidak ada kecuali materi, atau bahwa nature (alam) dan dunia fisik adalah satu.

Materialisme dapat diberikan definisi dengan beberapa cara. Di antaranya, pertama: Materialisme adalah teori yang mengatakan bahwa atom materi yang berada sendiri dan bergerak merupakan unsur-unsur yang membentuk alam, dan bahwa akal dan kesadaran (consiousness) termasuk di dalamnya. Segala proses fisikal merupakan mode materi tersebut dan dapat disederhanakan menjadi unsur-unsur fisik.

Kedua, definisi tersebut mempunyai implikasi yang sama, walaupun condong untuk menyajikan bentuk matarialisme yang lebih tradisional. Belakangan, doktrin tersebut dijadikan sebagai “energism” yang mengembalikan segala sesuatu kepada bentuk energi, atau sebagai suatu bentuk dari “positivisme” yang memberi tekanan untuk sains dan mengingkari hal-hal seperti ultimate nature of reality (realitas yang paling tinggi). Inilah yang pada akhirnya mereka ragu-ragu apakah tuhan benar-benar ada atau tidak, yang jelas mereka tidak mampu menjangkaunya. Bahkan sebagian mengingkari sama sekali sehingga menjadi atheis.

Democritus adalah seorang filosof Yunani Kuno yang hidup sekitar tahun 460-370 SM. Ia adalah atomis pertama, materialis pertama dan perintis sains mekanik. Ketika ditanya, “Alam ini dibuat dari apa?” atau “Apakah yang riil itu” ia menjawab, “Alam terdiri dari dua bagian. Pertama adalah atom, bagian yang sangat kecil sekali dan tak terbatas jumlahnya, mempunyai kualitas yang sama, tetapi mengandung perbedaan yang bemacam-macang tentang besar dan bentuknya. Kedua adalah ruang kosong di mana atom-atom tersebut bergerak.

Atom adalah terlalu kecil untuk dilihat mata, dan tak dapat rusak. Atom menggabungkan diri berkombinasi dengan cara bermacam-macam membentuk manusia, binatang, tanam-tanaman, batu-batuan dan sebagainya. Jika atom itu dalam jumlah yang sangat besar bertabrakan serta terpental ke berbagai jurusan, timbullah bermacam-macam benda. Atom ini bersama gerakan-gerakannya di angkasa merupakan penjelasan tentang fenomena-fenomena. Democritus merupakan seorang rasionalis yang mengatakan bahwa akal itu tahu benda-benda yang benar. Persepsi indra hanya memberi pengetahuan yang relatif.

Materialisme moderen mengatakan bahwa alam (universe) merupakan kesatuan material yang tak terbatas; alam termasuk di dalamnya segala materi dan energi (gerak atau tenaga) selalu ada dan akan tetap ada. Dan bahwa alam (world) adalah realitas yang keras, dapat disentuh, material, objektif, yang dapat diketahui oleh manusia. Materialisme moden mengatakan, materi ada sebelum jiwa (mind), dan dunia material adalah yang pertama. Sedangkan pemikiran tentang dunia ini adalah nomor dua.

Kelompok materialis, sebagaimana kelompok aliran-aliran lainnya tidak sepakat atas segala persoalan, atau tidak berpegang seluruhnya kepada persoalan-persoalan tersebut di atas. Dalam dunia sekarang, materialisme dapat mengambil salah satu dari dua bentuk, satu mekanisme atau materialisme mekanik (mechanistic materialism) dengan tekanan pada sains alam; dan kedua materialisme dialektik (dialectical materialsm) yang merupakan filsafat resmi Rusia, Cina, dan kelompok-kelompok komunis lainnya di seluruh dunia. Materialisme mekanik mempunyai daya tarik yang sangat besar oleh karena kesederhanaannya. Dengan menerima pendekatan itu, seseorang merasa telah dapat membebaskan diri dari problema-problema yang membingungkan yang selama beabad-abad. Apa yang riil (benar, sungguh-sungguh ada) dalam manusia adalah badannya, dan ukuran kebenaran atau realitas adalah sentuhan penglihatan dan suara, yakni alat-alat verifikasi eksperimental. (Juhaya S. Pradja, 1987)

Banyak ahli pikir berpendapat bahwa jika sains dapat menjelaskan segala sesuatu dengan sebab mekanik saja, akibatnya tak ada alasan untuk percaya kepada Allah dan tujuan dari alam. Hukum yang sama berlaku bagi manusia, binatang-binatang yang rendah dan planet. Kesadaran pikiran adalah hasil dari perubahan-perubahan dalam otak atau syaraf. Alam diatur dengan hukum fisik materi, walaupun hal itu menyangkut proses yang sangat kompleks dan halus dari akal manusia. Hidup hanya merupakan proses fisiologi dan hanya mempunyai arti fisiologi.

Banyak sekali ahli filsafat, humanis, idealis, pragmatis, dan lain-lain mengatakan bahwa materialisme mekanik tidak menjelaskan seluruh problem. Kebanyakan orang mengakui bahwa terdapat sistem di dunia yang dapat dijelaskan dengan secara mekanik dengan sebaik-baiknya, dan hanya sedikit orang yang mempersoalkan nilai pemakaian interprestasi mekanik di bidang di mana interpretasi tersebut membantu pemahaman kita. Tapi banyak orang menyangsikan prinsip-prinsip mekanik untuk memberikan dasar yang memuaskan bagi penjelasan segala bahwa materialisme adalah suatu contoh dari reductive fallacy yang terjadi jika situasi yang kompleks atau suatu keseluruhan yang sederhana. Contohnya, ketika seorang materialis mengatakan bahwa akal itu adalah sekadar bentuk dari materi, para kritikus mengatakan bahwa ia melakukan suatu kesalahan yaitu reduction yang kasar.

Perilaku Abnormal

Perilaku Abnormal

Perilaku Abnormal

Dalam pandangan psikologi, untuk menjelaskan apakah seorang individu menunjukkan perilaku abnormal dapat dilihat dari tiga kriteria berikut:

1. Kriteria Statistik
Seorang individu dikatakan berperilaku abnormal apabila menunjukkan karakteristik perilaku yang yang tidak lazim alias menyimpang secara signifikan dari rata-rata, Dilihat dalam kurve distribusi normal (kurve Bell), jika seorang individu yang menunjukkan karakteristik perilaku berada pada wilayah ekstrem kiri (-) maupun kanan (+), melampaui nilai dua simpangan baku, bisa digolongkan ke dalam perilaku abnormal.

2. Kriteria Norma

Perilaku individu banyak ditentukan oleh norma-norma yang berlaku di masyarakat, – ekspektasi kultural tentang benar-salah suatu tindakan, yang bersumber dari ajaran agama maupun kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat , misalkan dalam berpakaian, berbicara, bergaul, dan berbagai kehidupan lainnya. Apabila seorang individu kerapkali menunjukkan perilaku yang melanggar terhadap aturan tak tertulis ini bisa dianggap sebagai bentuk perilaku abnormal.

3. Kriteria Patologis

Seorang individu dikatakan berperilaku abnormal apabila berdasarkan pertimbangan dan pemeriksaan psikologis dari ahli menunjukkan adanya kelainan atau gangguan mental (mental disorder), seperti: psikophat, psikotik, skizoprenia, psikoneurotik dan berbagai bentuk kelainan psikologis lainnya.

Kriteria yang pertama (statististik) dan kedua (norma) pada dasarnya bisa dideteksi oleh orang awam, tetapi kriteria yang ketiga (patologis) hanya bisa dilakukan oleh orang yang benar-benar memiliki keahlian di bidangnya, misalnya oleh psikolog atau psikiater.

Ketiga kriteria tersebut tidak selamanya berjalan paralel sehingga untuk menentukan apakah seseorang individu berperilaku abnormal atau tidak seringkali menjadi kontroversi. Misalkan, seorang yang melakukan kehidupan sex bebas. Di Indonesia, perilaku sex bebas bisa dianggap sebagai bentuk perilaku abnormal, karena tidak sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai yang disepakati dan juga tidak dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, tetapi di Swedia dan beberapa negara Barat lainnya bisa dianggap sebagai bentuk perilaku normal, karena masyarakat di sana mengijinkannya (permisif) dan sebagian besar masyarakat di sana melakukan tindakan sex bebas. Sementara, menurut kriteria patologis pun mungkin saja tidak akan dianggap sebagai bentuk perilaku abnormal selama yang bersangkutan masih mampu menunjukkan orientasi dan objek sexual yang normal alias tidak mengalami psikosexual neurosis.

TIM LITERASI KOTA BOGOR REBUT 3 KEJUARAAN

TIM LITERASI KOTA BOGOR REBUT 3 KEJUARAAN

TIM LITERASI KOTA BOGOR REBUT 3 KEJUARAAN

Tiga dari lima kategori kejuaraan Jambore Literasi tingkat Jawa Barat 2017

di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Bandung, pada 1-2 November berhasil diraih tim literasi Kota Bogor. “Saya selaku Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mengapresiasi keberhasilan yang diraih peserta Jambore Literasi yang telah mengirimkan peserta dalam jumlah banyak,” kata Fahrudin saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Disdik Kota Bogor mengirimkan peserta tingkat SD dan sejumlah 195 siswa.

Dan pengiriman itu pun tak sia-sia, lantaran mendapatkan medali dan piagam. “Mereka telah mempersembahkan sesuatu bagi Kota Bogor, dan ini adalah awal menuju Indonesia emas,” ujarnya.

Fahrudin menyakini, di tahun 2045 nanti para peserta yang saat ini masih duduk di bangku SD dan SMP akan sanggup menggenggam dunia. Sementara itu, Direktur Pengembangan SMP Kemendikbud RI, Supriano juga mengapresiasi para pelajar di kota hujan ini. “Kalian adalah contoh bagi 10 juta siswa SMP di Indonesia. Kota Bogor adalah contoh literasi, semoga di penyelenggaran literasi tahun depan Kota Bogor akan lebih banyak mengirimkan siswanya,”bebernya

Supriano mengatakan, anak-anak yang sukses pada abad 21 (generasi milenial) adalah anak-anak

yang siap hadapi perubahan dan tantangan. “Kalian adalah calon orang sukses. ikuti terus kegiatan literasi hingga tingkat nasional,” pungkasnya.

 

Baca Juga :