Sekilas Tentang Riset Fisika Beserta Bidang yang Berhubngan Dengan Fisika

Sekilas Tentang Riset Fisika Beserta Bidang yang Berhubngan Dengan Fisika

Sekilas Tentang Riset Fisika

Sekilas Tentang Riset Fisika Beserta Bidang yang Berhubngan Dengan Fisika- Pusat Penelitian Fisika adalah nama baru dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Fisika Terapan (P3FT) sebelum perubahan dari Institut Nasional Fisika (LFN) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 tanggal 13 Januari 1986.


Lembaga ini adalah salah satu Pusat Penelitian di bawah naungan Deputi Sains dan Teknik, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Tujuan dan ruang lingkup Pusat Penelitian Fisika diarahkan pada upaya untuk mendukung pembangunan nasional melalui pengembangan penelitian sumber daya alam, khususnya yang berkaitan dengan fisika, menuju Indonesia sebagai negara industri.


Fisika teoretis dan eksperimental

Budaya penelitian fisika berbeda dari ilmu-ilmu lain karena pemisahan teori dan eksperimen. Sejak abad kedua puluh, kebanyakan fisikawan individu yang mengkhususkan diri meneliti dalam fisika teoretis atau fisika eksperimental saja, dan pada abad kedua puluh, sedikit yang sukses di kedua daerah. Sebaliknya, hampir semua teoris dalam biologi dan kimia juga merupakan eksperimentalis yang sukses.

Sederhananya, teori berusaha untuk mengembangkan teori-teori yang bisa menjelaskan hasil eksperimen yang telah dicoba dan dapat memperkirakan hasil eksperimen akan datang. Sementara itu, eksperimentalis menyusun dan melaksanakan eksperimen untuk menguji perkiraan teoretis.

Meskipun teori dan eksperimen dikembangkan secara terpisah, mereka saling bergantung. Kemajuan dalam fisika biasanya muncul ketika eksperimentalis membuat penemuan yang tidak dapat dijelaskan dengan teori yang ada, sehingga mengharuskan perumusan teori-teori baru. Tanpa eksperimen, penelitian teoretis sering berjalan ke arah yang salah; salah satu contohnya adalah teori-M, teori populer dalam fisika energi tinggi, sebagai percobaan untuk menguji belum disusun.


Teori fisika utama

Meskipun fisika membahas berbagai sistem, ada beberapa teori yang digunakan secara keseluruhan dalam fisika, bukan di satu bidang saja. Setiap teori ini diyakini benar, dalam domain tertentu validitas. Misalnya, teori mekanika klasik dapat menjelaskan gerakan yang tepat dari objek, asalkan objek lebih besar dari atom dan bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat dari kecepatan cahaya.

Teori-teori ini masih diselidiki; misalnya, aspek mengagumkan dari mekanika klasik yang dikenal sebagai teori chaos ditemukan pada abad kedua puluh, tiga abad setelah dirumuskan oleh Isaac Newton. Namun, beberapa fisikawan yang menganggap teori-teori dasar menyimpang. Oleh karena itu, teori ini digunakan sebagai dasar untuk topik penelitian yang lebih khusus, dan semua pelaku fisika, apa pun spesialisasinya, diharapkan memahami teori-teori ini.


Bidang utama dalam fisika

Penelitian dalam fisika dibagi beberapa bidang yang mempelajari aspek yang berbeda dari dunia materi. Fisika benda terkondensasi, fisika meramalkan terbesar, mempelajari properti benda besar, seperti padatan dan cairan yang kita temui setiap hari, yang berasal dari properti dan interaksi mutual dari atom.

Optik fisika, molekul dan atom berurusan dengan atom dan molekul individu, dan cara mereka menyerap dan memancarkan cahaya. Bidang fisika partikel, juga dikenal sebagai “fisika energi tinggi”, mempelajari sifat-sifat partikel super kecil yang jauh lebih kecil dari atom, termasuk partikel dasar yang membentuk benda lainnya.

Akhirnya, bidang astrofisika menerapkan hukum fisika untuk menjelaskan fenomena astronomi, berkisar dari matahari dan objek lainnya dalam tata surya ke alam semesta secara keseluruhan.


Bidang yang berhubungan

Ada banyak bidang penelitian yang mencampur fisika dengan bidang lainnya. Misalnya, bidang biofisika yang mengkhususkan ke peranan prinsip fisika dalam sistem biologi, dan bidang kimia kuantum yang mempelajari bagaimana teori mekanika kuantum mengarah pada sifat kimia atom dan molekul. Beberapa tercantum di bawah ini:

  1. Akustik
  2. Astronomi
  3. Biofisika
  4. Fisika penghitungan
  5. Elektronik
  6. Teknik
  7. Geofisika
  8. Ilmu material
  9. Fisika matematika
  10. Fisika medis
  11. Kimia Fisika
  12. Dinamika kendaraan
  13. Fisika Pendidikan

 

Sumber : https://pensil.co.id/

ITB Student Enterpreneur Festival 2017 Berjalan Sukses

ITB Student Enterpreneur Festival 2017 Berjalan Sukses

ITB Student Enterpreneur Festival 2017 Berjalan Sukses

Career Center Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali mengadakan event

tahunan berupa ITB Student Entrepreneur Festival 2017, yang digelar pada 25-26 November 2017 di Aula Timur, Kampus ITB, jalan Ganesa No. 10 Bandung

Acara yang melibatkan sekitar 44 stand dengan puluhan jenis produk wirausaha karya mahasiswa ini, menghadirkan beragam produk untuk kategori teknologi, makanan, fesyen, hingga jasa.

Kepala Career Center ITB, Dr. Eng. Bambang Setia Budi menuturkan, pihaknya selama ini membagi layanan Career Center menjadi dua bagian. Bagian pertama untuk melayani mahasiswa dan lulusan ITB khususnya fresh graduate yang tengah mencari pekerjaan atau magang, dan bagian kedua yaitu untuk melayani dan memfasilitasi mahasiswa ITB yang ingin berwirausaha.

Menjadi pekerja maupun berwirausaha, keduanya merupakan sebuah lingkup karir masa depan mereka setelah lulus.

Untuk itu, kami membantu, melayani, dan memfasilitasi agar mahasiswa maupun yang baru lulus dari ITB, bisa menjalani pilihan mereka bekerja secara profesional di bidangnya masing-masing atau berwirausaha yang bisa dilatih sejak mahasiswa,” ujar Bambang.

Menurutnya, berwirausaha di kalangan generasi muda menjadi sebuah pilihan yang bagus. Pasalnya, Indonesia memiliki fenomena yang umum dimana jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia jauh lebih kecil, jika dibandingkan dengan jumlah pelamar pekerjaan. Hal ini tidak terjadi di negara-negara lain.

Untuk itu, pihaknya menilai bahwa menjadi wirausahawan dinilai sangat penting dalam menekan angka pengangguran. Ia meyakini, mereka yang berpendidikan akan mendapatkan peluang lebih sukses dalam berwirausaha, ketimbang mereka yang tidak memiliki pendidikan sama sekali. Ia pun tidak menampik, jika ada yang ada sebagian dari wirausahawan dengan pendidikan yang low, bisa menjadi sukses. Karena dalam hal karir agar sukses, baik yang bekerja secara profesional maupun berwirausaha, itu juga pada akhirnya bergantung pada usaha, ketekunan, tahan banting dan sikap persistence.

Ini tentu menjadi hal yang berbeda. Namun mereka yang memiliki pendidikan tinggi

semestinya akan berpeluang lebih sukses dalam berwirausaha, ketimbang mereka yang tidak berpendidikan. Hal ini lantaran, mereka yang berpendidikan akan memiliki wawasan yang lebih luas, kecepatan belajar, kemampuan membaca peluang dan dengan pikiran yang lebih terbuka, yang semuanya perlu dilatih sejak mahasiswa” paparnya.

Setiap tahun, ITB menghasilkan sekitar 3000-an lulusan dan dalam riset Tracer Study dua tahun terakhir ada 7 persen tiap tahun dari jumlah tersebut memilih untuk menjadi seorang pengusaha. Angka ini relatif cukup besar. Yang berwirausaha sesuai dengan bidang ilmunya mencapai 4 persen. Bambang menyebutkan, untuk mendukung kenaikan angka tersebut, pihaknya pun terus mengoptimalkan pengguliran program pemberian hibah pada para start up ini dan scale up. Sejak 2010, ada sekitar 500 judul lebih proposal wirausaha yang didampingi. Jumlah tersebut semakin banyak tatkala dalam satu judul proposal usaha mahasiswa, terdapat lebih dari satu produk usaha saat usaha sudah dijalankan.

Sejak 2010, kami memiliki Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) bekerjasama dengan Kemenristek Dikti, dalam pemberian hibah, workshop, dan training bagi mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha. Lalu setelah 2016 hingga kini, kami membuat program tersendiri hibah internal untuk kegiatan itu dan menjalankan program terbaru Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dari kemenristek DIKTI” pungkasnya.

 

Baca Juga :

Art Therapy Center Berikan Pendidikan Seni untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Art Therapy Center Berikan Pendidikan Seni untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Art Therapy Center Berikan Pendidikan Seni untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Berbicara Pendidikan di Indonesia, baik itu pendidikan reguler maupun khusus,

telah berkembang dengan pesat. Kemajuan yang terus berjalan dalam dunia pendidikan, terutama di dunia pendidikan khusus, mendorong setiap individu yang terlibat agar dapat terus berinovasi untuk mengoptimalkan potensi dan keunikan dari tiap peserta didik.

Dalam perkembangannya, salah satu bentuk inovasi yang telah dilakukan dalam pendidikan untuk peserta didik berkebutuhan khusus dengan menerapkan terapi seni atau Art Therapy Center yang dimiliki oleh Universitas Widyatama.

Ketua Art Theraphy Center Universitas Widyatama Anne Nurfarina menjelaskan Art Therapy

merupakan alternatif dari sebuah terapi yang dapat membantu anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan dalam perkembangannya. Hambatan perkembangan ini meliputi perkembangan fisik, emosi, kondisi mental, dan perilaku.

“Terapi ini didesain agar dapat mengoptimalkan kekuatan dan keunikan yang dimiliki tiap anak,” kata Anne kepada RMOLJabar, Kamis (14/12).

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa terapi seni dapat meningkatkan kemampuan motorik, meningkatkan konsentrasi/fokus, dan menstabilkan emosi. Terutama jika terapi ini dilakukan di lingkungan yang membuat anak merasa relaks dan aman.

Anne mengungkapkan Art Therapy melibatkan media seni, gambar, proses kreatif,

serta menghormati tanggapan pasien/klien untuk karya yang dibuat sebagai sebuah refleksi dari pengembangan, kemampuan, kepribadian, minat, keprihatinan dan konflik. Terapi ini mendamaikan konflik emosional, membina kesadaran sendiri, mengembangkan keterampilan sosial, perilaku mengelola, memecahkan masalah, mengurangi kecemasan, membantu orientasi realitas dan meningkatkan harga diri.

Pada pelaksanaannya di lapangan, ditemukan bahwa pengertian Art Therapy bergeser menjadi sebuah kursus seni. Dimana pada saat proses terapi berlangsung, klien hanya menggambar atau melukis saja, hampir sama seperti kegiatan kursus pada umumnya.

Berangkat dari fenomena tersebut maka Art Therapy Center Widyatama membuat sebuah inovasi dengan memberikan pelayanan terapi seni menggunakan metode sensasi yang merujuk pada stimulus natural yang muncul dari tiap individu peserta didik berkebutuhan khusus.

“Stimulus natural ini dapat bersifat visual, audio dan atau kinetik yang kemudian dilanjutkan dengan proses pemberian treatment melalui seni sehingga pada akhirnya akan berubah menjadi stimulus bentukan yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif, skill, dan behavior dari peserta didik,” jelas Anne.

Kesenjangan antara teori Art Therapy dengan praktik yang berbeda inilah maka dibutuhkan kejelasan tentang bagaimanakah seharusnya Art Therapy ini dilakukan agar dalam pelaksanaannya dapat mengoptimalkan potensi dari peserta didik berkebutuhan khusus.

“Untuk itu dibutuhkan pembatasan yang jelas, yaitu: Definisi Art Therapy, Kaidah Art Therapy dan istem Art Therapy,” katanya.

Melalui seminar nasional bertema Art Theraphy diharapkan dapat memperoleh definisi, kaidah, dan sistem pelaksanaan Art Therapy untuk membangun behaviour dasar serta bakat dan potensi peserta didik berkebutuhan khusus.

Anne menambahkan kegiatan yang akan dilaksanakan berupa seminar ini membahas mengenai humanitas kreativitas, psikologi seni, dan metode sensasi. Selanjutnya, pada sesi kedua akan dibahas mengenai asesmen anak berkebutuhan khusus usia dini, psikologi anak berkebutuhan khusus, dan art therapy.

“Kedua sesi ini akan diakhiri dengan pembacaan hasil diskusi berupa kesepakatan mengenai definisi Art Therapy, Kaidah Art Therapy, dan Sistem Art Therapy,” ujarnya

 

Sumber :

https://s.id/67tki

 

Komisi IX: Kampung KB Harus Jadi Solusi Wabah Difteri

Komisi IX: Kampung KB Harus Jadi Solusi Wabah Difteri

Komisi IX Kampung KB Harus Jadi Solusi Wabah Difteri

Wabah difteri yang meluas di 28 provinsi kian mengkhawatirkan. Ironisnya,

wabah ini terjadi saat pemerintah sedang gencar meningkatkan kualitas masyarakat melalui program Kampung Keluarga Berencana (KB).

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin, keberadaan Kampung KB di seluruh Indonesia seharusnya menjadi solusi bagi pencegahan dan pemberantasan wabah difteri.

“Kampung KB ini kan dicanangkan pemerintah Januari 2016 lalu salah satu tujuannya meningkatkan kualitas hidup manusia, termasuk kualitas kesehatan. Sudah berjalan 2 tahun, lantas muncul wabah difteri. Apa kabar Kampung KB?” ujar Zainuddin di sela-sela kegiatan resesnya di Ciracas, Jakarta Timur, akhir pakan lalu, dalam keterangan Senin (25/11).

Politisi PKS ini mengatakan, pencanangan Kampung KB tidak hanya bertujuan untuk pengendalian

jumlah penduduk dengan menggencarkan kembali program KB di masyarakat. Lebih jauh dari itu, Kampung KB juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Karena itu disebut Kampung KB, terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, dan lembaga lainnya. Hanya saja BKKBN menjadi ujung tombak di lapangan. Dan Kampung KB jadi pusat pembentukan dan pengendalian kualitas masyarakat di tingkat bawah,” imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Zainuddin, keberadaan Kampung KB harus direvitalisasi

sesuai fungsi dan tujuan. Apalagi menghadapi wabah penyakit difteri yang kini semakin meluas.

“Dengan jumlah Kampung KB yang sudah terbentuk lebih dari 5 ribu titik seluruh Indonesia, seharusnya wabah ini bisa dicegah sejak dini. Wabah ini membuat kita jadi berpikir ulang tentang efektifitas Kampung KB,” pungkasnya.

Hingga triwulan ketiga 2017, sudah 5.505 Kampung KB terbentuk di 4.754 kecamatan di seluruh Indonesia. Hingga 2019, pemerintah menargetkan Kampung KB terbentuk di 7.160 kecamatan seluruh Indonesia

 

Sumber :

https://www.kitabisa.com/orang-baik/2763065

Dukung Prioritas Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Kesehatan

Dukung Prioritas Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Kesehatan

Dukung Prioritas Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Kesehatan

Dukung Prioritas Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Kesehatan

Pengembangan sumberdaya manusia

Pengembangan sumberdaya manusia (SDM) menjadi perhatian serius Pemerintah. Guna menyiapkan SDM Indonesia yang unggul, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama. Kementerian Komunikasi dan Informatika mendukung prioritas itu dengan penyediaan jaringan telekomunikasi.

Menteri Komunikasi dan Informatika

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, pendidikan dan kesehatan merupakan aspek paling penting dalam pembangunan SDM. Hal tersebut sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945.

“Ada dua fokus pengembangan SDM, satu adalah pendidikan yang dimana diamanatkan 20 persen dari APBN kita. Kedua adalah kesehatan yang diamanatkan di UUD kita 5 persen,” kata Rudiantara di acara Pertemuan Koordinasi Tim Nusantara Sehat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (6/8/19) seperti dilansir dari kominfo.go.id.

Komitmen pemerintah dalam mengembangkan SDM

Komitmen pemerintah dalam mengembangkan SDM di dua bidang tersebut, juga dilihat melalui pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2020. Alokasi anggaran lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2019 dimulai anggaran itu fokus pengembangan sumber daya manusia. Bahkan tahun 2020, lebih besar lagi. Nah itu yang menjadi fokus pemerintah kepada pembangunan SDM yang sudah sejak lama, apalagi saat pak Jokowi jadi Presiden,” jelas Rudiantara.

Melalui pendidikan dan kesehatan, lanjut Rudiantara, maka fokus pengembangan SDM bidang lain yang mencakup ranah Kementerian dengan sendirinya ikut mendukung. Seperti di industri teknologisasi, energi dan sumber daya mineral, serta bidang-bidang lainnya.

“Jadi itu dua fokus bagaimana kita mengembangkan sumber daya manusia, sementara yang lain seperti saya (Menteri Kominfo), Pak Jonan (Menteri ESDM) dan menteri-menteri lain itu bagaimana mendukung yang dua prioritas ini,” imbuhnya

Lebih lanjut, Menteri Rudiantara menjelaskan, pentingnya pengembangan SDM Indonesia bagian dari kebijakan keberpihakan. Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 131 tahun 2015 tentang Daerah Tertinggal tahun 2015 – 2019.

“Kebijakan keberpihakan yang dituangkan dalam Perpres 131 bulan November 2015 itu, ada 122 Kabupaten. Nah, pemerintah dalam hal ini Kominfo, bisa melakukan kebijakan keberpihakan. Misalnya, tugas membangun (jaringan telekomunikasi) sebetulnya dilakukan oleh para operator, tapi mereka itu membangunnya berdasarkan bisnis, kalau diperkirakan bisnisnya ada, maka dibangun. Kalau bisnisn.

 

Sumber : https://filehippo.co.id/

Rancangan Sistem Ekonomi Indonesia

Rancangan Sistem Ekonomi Indonesia

Rancangan Sistem Ekonomi Indonesia

Rancangan Sistem Ekonomi Indonesia

Kerangka dasar suatu perekonomian terdiri dari beberapa kegiatan pokok, yangmana kegiatan pokok tersebut antara lain adalah Kegiatan Produksi, Kegiatan Distribusi, Kegiatan Pertukaran, dan Kegiatan Konsumsi. Produksi & konsumsi dimulai dari aktifitas keluarga. Berkembang menjadi pertukaran antar individu & negara. Erat hubungannnya dengan kemajuan komunikasi. Kegiatan ekonomi pokok tsb melibatkan pihak-pihak seperti (produsen, konsumen, pedagang, pemerintah, dll)

Adapun yang menjadi penggerak dari kegiatan ekonomi adalah adanya kebutuhan. Sebagaimana kebutuhan dapat diartikan sebagai sebuah tujuan sekaligus motivasi dari kegiatan berproduksi, konsumsi, dan tukar-menukar akan kebutuhan antar manusia (dalam sebuah kelompok). Adapun kebutuhan manusia timbul dari: 1.  Dorongan biologis untuk hidup (makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal), 2.   Peradaban dan kebudayaan (rumah modern, pendidikan tinggi, makanan yang lezat, pakaian yang modis, dll), 3.  Kebutuhan khas (kaca mata, pernikahan berdasarkan adat, aqikah, qurban, dll)

Dalam perekonomian, kegiatan produksi akan menentukan kegiatan konsumsi (hukum penawaran) begitu juga sebaliknya, kegiatan konsumsi juga akan menentukan kegiatan produksi (hukum permintaan). Kemampuan dalam menggerakkan kegiatan produksi, konsumsi, dan tukar-menukar terbatas pada ketersediaan sumber-sumber ekonomi yang digolongkan menjadi:

  1. Sumber daya manusia (fisik, mental, ketrampilan, keahlian, dll)
  2. Masalah dasar ekonomi
  3. Sumber daya alam (air, udara, mineral, dll)

Adapun masalah pokok dalam perekonomian adalah, bagaimana menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatas jumlahnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebaik-baiknya. Setiap masyarakat harus menghadapi & memecahkan masalah-masalah pokok dalam ekonomi yaitu, WHAT, apa yang harus diproduksikan dan dalam jumlah berapa. HOW, bagaimana sumber-sumber ekonomi (faktor produksi) yang tersedia dipergunakan untuk memproduksi barang/jasa. FOR WHOM, bagaimana barang/jasa didistribusikan bagi kesejahteraan masyarakat. HOW FAST, seberapa cepat perekonomian akan tumbuh. Adapun komponen yang terdapat dalam sistem ekonomi diantaranya adalah: Kepemilikan sumber daya, Pelaku ekonomi, Proses/ mekanisme kerja, Tujuan kesejahteraan masyarakat.

Kondisi Awal Ekonomi Indonesia

Setelah kemerdekaan Indonesia dari kependudukan Jepang yaitu saat dibacakannya proklamasi kemerdekaan tahun 1945, Indonesia sebagai negara yang baru merdeka belum memiliki sistem ekonomi. Sistem ekonomi yang ada saat itu, merupakan sebuah sistem ekonomi yang merupakan warisan Belanda. Oleh karena itu, para aktor intelektuan dari pendiri republik ini membangun pondasi dasar ekonomi Indonesia yang mana pondasi tersebut terdiri dari dasar pemikiran, lembaga keuangan, serta mata uang yang digunakan.

Berbagai Macam Definisi Mengenai Sistem Ekonomi

Sebelum kita masuk pada bagaimana kondisi ekonomi Indonesia setelah kemerdekaan, kita lihat terlebih dahulu beberapa definisi maupun pengertian terkait dengan apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi dari berbagai pakar. Dumairi (1996) mendefinisikan sistem ekonomi sebagai sebuah entitas yang tersusun dari elemen-elemen yang saling beriteraksi sehingga sampai batas tertentu membentuk jaringan kerja yang konsisten dalam kehidupan ekonomi. Sistem ekonomi juga dapat diartikan sebagai suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sitem ekonomi dibentuk sebagai pedoman bagi setiap elemen dalam beriteraksi dalam kehidupan ekonomi, sebagaimana sistem ekonomi merupakan sebuah pedoman bagi masyarakat atau negara mengenai bagaimana kegiatan ekonomi diselenggarakan. Terdapat empat elemen sistem ekonomi, yaitu.

o   sumber faktor produksi,

o   prilaku pengambil keputusan

o   proses pengambil keputusan

o   lembaga yang ada di dalamnya

Pada dasarnya sistem ekonomi yang diadopsi oleh sebuah negara memiliki fungsi untukberusaha menyelesaikan masalah-masalah ekonomi yang ada, baik dari segi produksi, distribusi, maupun konsumsi. Namun yang lebih utama adalah bagaimana sistem ekonomi yang ada, dapat mengatur sumber daya yang ada dengan jumlah terbatas, untuk keinginan dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Masalah ekonomi biaanya merupakan sebuah masalah yang terdapat pada transformasi atau pengolahan alat/ sumber pemenuh pemuas kebutuhan, yang berupa faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, modal, sumberdaya alam, dan keterampilan. Sistem ekonomi senduru terdiri dari: 1)Manusia sebagai subjek. 2) Barang ekonomi (sumber/ faktor produksi) sebagai objek.3) Perangkat kelembagaan yang mengatur dan saling mempengaruhi (memiliki fungsi koordinasi dalam proses pengambilan keputusan). 4) adapun cara kerja sistem ekonomi melalui: mekanisme hubungan, hukum, aturan, kaidah, dan norma yang berlaku pada masyarakat.

Perlunya Sistem Ekonomi bagi Indonesia

Sistem ekonomi bersifat normatif dan digunakan menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan ekonomi yang sejalan dengan ideologi masyarakat (Sahdr, 2008). Pengembangan sistem ekonomi Indonesia sendiri dapat diartikan sebagai sebuah sistem ekonomi yang berpijak pada nilai kehidupan berbangsa dengan asas kekeluargaan. Pada Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 disebutkan bahwa “perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Sistem ekonomi di Indonesia merupaan sebuah kebutuhan akan tatanan baru yang dijadikan sebagai pijakan untuk menyelenggaakan kehidupan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia yang tujuannya adalah kesejahteraan bersama. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang lebih holistik dan memiliki kekuatan untuk mengikat seluruh penyelenggara negara di masa depan. Tujuan utama dari sistem ekonomi Indonesia adalah untuk menjalankan sistem perkonomian nasional (untuk mencapai tujuan). Sebagaimana dalam sistem ekonomi nasional terdapat kegiatan mengkoordinasikan kegiatan ekonomi. Hal tersebut erat kaitannya dengan, Sumber apa yang dimiliki? Bagaimana melakukan kegiatan produksi? Bagaimana mendistribusikannya?. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia mendefinisikan beberapa elemen penting yang menjadi pilar sistem ekonomi Indonesia, diantaranya adalah a)Kelembagaan ekonomi. b)Perangkat kebijakan. c)Pola pemanfaatan sumber daya. d)Distribusi pendapatan. e)Proses pegambilan keputusan. f) dan yang terakhir adalah Sistem insentif

Berbagai Macam Bentuk Sistem Ekonomi

Setidaknya terdapat tiga bentuk dari sistem ekonomi di dunia, yang mana setiap sistem merupakan sebuah cerminan dari suatu ideologi. Seperti contoh Sistem ekonomi libaralis kapitalis, sistem ekonomi sosialis komunistik, dan sistem ekonomi campuran. Dimana masing-masing sistem ekonomi tersebut memiliki perspektif yang berbeda mengenai penyelenggaraan kegiatan ekonomi.Pertama, sistem liberalis kapitalis, yang menyandarkan sepenuhnya pada mekanisme pasar,prinsip Laissez Faire dan meyakini kemampuan (the invisible hand). Kedua, Sistem ekonomi sosialis komunistik yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut, dimana sumber daya produksi dikuasai negara. Terdapat penekanan pada kebersamaan masyarakat dalam memajukan ekonomi. Kebutuhan akan suatu barang atau jasa, hanya akan diberikan berdasarkan kebutuhan. Prinsip dari sistem sosialis adalah keadilan, setiap orang akan menerima imbalan yang sama, oleh karena itu kelemahan dari sistem ini adalah tidak adanya kompetisi yang berdampak pada pengembangan dan inovasi dikarenakan dalam kegiatan ekonomi campur tangan negara sangat tinggi. Ketiga, Sistem EkonomiCampuran, yaitu sistem ekonomi yang merupakan campuran antara liberal kapitalis dengan sosialis komunistik.

Pemikiran Sistem Ekonomi Indonesia

Pemikiran sistem ekonomi Indonesia yang pertama adalah dari pemikiran Wilopo. Menurut pandangan Wilopo, perekonomian nasional (Indonesia) seharusnya disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Segala keputusan di tangan pengusaha dan seluruh kehidupan dan pekerjaan si pekerja tergantung majikan. Dalam perekonomian nasional, yangmana semua pesertanya (aktor kegiatan perekonomian) dengan bebas diberlakukan asas kepada semua orang sesuai dengan sifat, bakat, dan kemampuannya untuk ikut serta dalam pembangunan sumber-sumber kemakmuran negaranya. Landasan dari sistem ekonomi tersebut merupakan tanggungjawab bersama yang ditujukan untuk mencapai usaha bersama yang akan menjamin kemajuan setiap peserta.

Pemikiran sistem ekonomi Indonesia selanjutnya yang kedua adalah pemikiran Widjojo, yang mana pemikirannya fokus pada proses bekerjanya kegiatan ekonomi, bukan pada bentuk usaha. Bagi Widjojo, sistem ekonomi Indonesia seharusnya didasarkan kepada usaha bersama seluruh masyarakat dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat (pendapatan perkapita) dan pembagian yang merata daripada apa yang diperoleh dari usaha bersama itu (pembagian pendapatan yang merata), dengan negara memainkan peranan aktif dalam memimpin dan melaksanakan pembangunan ekonomi.

Pemikiran yang ketiga adalah pemikiran sistem ekonomi Indonesia dari Emil Salim yaitu sebuah sistem ekonomi yang berlandaskan pada Pancasila. Yang kemudian dikembangkan oleh Mubyarto. Adapun ciri-ciri dari sistem ekonomi yang berlandaskan pada Pancasila adalah sebagai berikut: 1)Peranan negara dan apraturnya adalah bagian yang sangat penting. 2)Hubungan kerja yang terbangun hendaknya didasarkan atas asas kebersamaan dan kekeluargaan. 3)Masyarakat sebagai peranan sentral dalam kegiatan ekonomi Pancasila, oleh karena itu diharapkan adanya peran aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi. 4) Dalam sistem ekonomi Pancasila, negara menguasai bumi, air, dan kekayaan alam yang terkanding didalamnya untuk kemakmuran rakyat. 5)Sistem ekonomi Pancasila tidak bebas nilai, dalam artian nilai-nilai yang ada pada ekonomi Pancasila merupakan nilai-nilai yang terdapat pada lima butir Pancasila.

Dan pemikiran ekonomi yang keempat adalah pemikiran ekonomi dari Sri-Edi Swasno. Pemikiran sistem ekonomi Indonesia yang Sri Edi tidak jauh berbeda dengan sistem ekonomi dari Emil Salim, yang mana sistem ekonomi menurut Sri Edi juga menitik beratkan pada sistem ekonomi Pancasila yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila. Sebagaimana Pancasila, maka dalam sistem ekonomi tersebut, keadilan meupakan hal utama yang harus ada dan didahulukan.

Pemikiran sistem ekonomi yang kelima dan merupakan yang terakhir adalah sistem pemikiran ekonomi Indonesia menurut Mubyarto. Landasan pertama dalam pemikiran Mubyarto adalah roda perekonomian di Indonesia harus digerakkan oleh rangsangan dari tiga aspek utama, yaitu ekonomi, sosial, dan moral. Kedua, kehendak kuat dari seluruh masyarakat ke arah keadaan kemerataan sosial haruslah sesuai dengan asas-asas kemanusiaan dan keadilan yang ada pada butir-butir Pancasila. Ketiga, prioritas kebijakan ekonomi adalah penciptaan perekonomian nasional yang tangguh, nasionalisme menjiwai setiap kebijakan ekonomi. Keempat, Koperasi merupakan soko-guru perekonomian dan merupakan bentuk konkret dari usaha bersama dengan asas yang berlandaskan pada kebersamaan dan kekeluargaan. Terakhir, adanya perimbangan yang jelas dan tegas pada tingkat nasional untuk menjamin keadilan ekonomi dan social masyarakat Indonesia.


Sumber:

https://kelasips.co.id/

Jenis-Jenis Reksa Dana adalah

Jenis-Jenis Reksa Dana adalah

Jenis-Jenis Reksa Dana adalah

Jenis-Jenis Reksa Dana adalah

Berdasarkan aturan hukumnya, reksa dana dibagi menjadi (situs Bapepam-LK, 2010):

Reksa dana berbentuk perseroan

Perseroan menghimpun dana dengan menjual saham perdana (IPO), kemudian menggunakan dana tersebut untuk diinvestasikan dalam berbagai jenis efek.

Reksa dana terbuka (open-end investment company)

dimana investor bisa membeli saham dari reksa dana dan menjual kembali tanpa dibatasi jumlah saham yang diterbitkan.

Reksa dana tertutup (close-end investment company)

investor hanya bisa melakukan jual beli melalui bursa efek dimana saham reksa dana tersebut tercatat dengan jumlah tertentu.

Reksa dana Kontrak Investasi Kolektif (KIK)

Ini bentuk yang paling lazim, dimana ada kontrak antara MI dan bank kustodian yang mengikat pemegang unit penyertaan (UP). MI diberi wewenang untuk mengelola investasi kolektif dan bank kustodian memiliki wewenang untuk melakukan penitipan kolektif. Reksa dana KIK tidak menerbitkan saham melainkan melalui UP sampai sebesar jumlah yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar. Investor yang berpartisipasi akan mendapat bukti penyertaan berupa surat konfirmasi dari bank kustodian.

Sumber:

https://weareglory.com/

Pengertian Hukum Pidana adalah

Pengertian Hukum Pidana adalah

Pengertian Hukum Pidana adalah

Pengertian Hukum Pidana adalah

Apa Itu Hukum Pidana? Pengertian hukum pidana menurut pendapat para ahli, antara lain :

Wirjono Prodjodikoro

hukum pidana adalah peraturan hukum mengenai pidana. Kata “pidana” berarti hal yang “dipidanakan” yaitu oleh instansi yang berkuasa dilimpahkan kepada seseorang oknum sebagai hal yang tidak enak dirasakannya dan juga hal yang tidak sehari-hari dilimpahkan.

WLG. Lemaire

hukum pidana itu terdiri dari norma-norma yang berisi keharusan-keharusan dan larangan-larangan yang (oleh pembentuk UU) telah dikaitkan dengan suatu sanksi berupa hukuman yakni suatu penderitaan yang bersifat khusus. Dengan demikian dapat juga dikatakan bahwa hukum pidana itu merupakan suatu sistem norma yang menentukan terhadap tindakan-tindakan yang mana (hal melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu) dan dalam keadaan –keadaan bagaimana yang dapat dijatuhkan bagi tindakan-tindakan tersebut (pengertian ini tampaknya dalam arti hukum pidana materiel).

WFC. Hattum

hukum pidana (positif) adalah suatu keseluruhan dari asas-asas dan peraturan-peraturan yang diikuti oleh negara atau suatu masyarakat hukum umum lainnya, dimana mereka itu sebagai pemelihara darri ketertiban hukum umum telah melarang dilakukannya tindakan-tindakan yang bersifat melanggar hukum dan telah mengaitkan pelanggaran terhadap peraturan-peraturannya dengan suatu penderitaan yang bersifat khusus berupa hukuman.

WPJ. Pompe

hukum pidana adalah hukum pidana itu sama halnya dengan hukum tata negara, hukum perdata dan lain-lain bagian dari hukum, biasanya diartikan sebagai suatu keseluruhan dari peraturan-peraturan yang sedikit banyak bersifat umum yang abstrak dari keadaan-keadaan yang bersifat konkret.

Kansil

hukum pidana adalah hukum yang mengatur tentang pelanggaran-pelanggaran dan kejahatan-kejahatan terhadap kepentingan umum, perbuatan mana diancam dengan hukuman yang merupaka suatu penderitaan atau siksaan.

Kemenkominfo Ajak Warga Perkuat Ideologi Pancasila di Era Digital

Kemenkominfo Ajak Warga Perkuat Ideologi Pancasila di Era Digital

Kemenkominfo Ajak Warga Perkuat Ideologi Pancasila di Era Digital

Kemenkominfo Ajak Warga Perkuat Ideologi Pancasila di Era Digital

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK

Wakil ketua Komisi I DPR RI bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mengunjungi Kabupaten Gresik.

Dalam kunjungannya, mereka bersama-sama mengajak masyarakat Gresik untuk bersatu memperkuat ideologi di era digital.

Pada acara Forum Diskusi Publik tersebut menekankan pentingnya ideologi bangsa saat ini. Peserta yang didominasi kaum perempuan itu diajak kembali mengamalkan ideologi Pancasila di masyarakat.

Wakil ketua Komisi I DPR RI, Setya Widya Yudha menuturkan saat ini masyarakat tidak boleh terkotak-kotak seperti saat Pilpres beberapa waktu yang lalu. Sebab, ajang pesta demokrasi tidak boleh sampai mengotak-atik ideologi bangsa apalagi sampai menggantinya.

“Kita bisa hidup rukun dengan orang beda suku, agama dan ras itu jati diri bangsa Indonesia,” kata dia.

Dirinya menjelaskan, empat konsesus kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.

“Ini menjadi kekuatan kita di mata dunia,” tegasnya.

Kasubdit Informasi dan Komunikasi Politik dan Pemerintahan Dit Informasi dan Komunikasi Polhukam Kementrian Kominfo, Hypolitus Layanan menegaskan bahwa pemerintah sempat menonaktifkan media sosial pada 22 Mei 2019 lalu.

Hal ini dilakukan setelah melihat banyak sekali gelombang provokasi, adu domba, menghasut masyarakat yang dapat membahayakan negara.

“Informasi yang diterima dari medsos kita saring dulu jangan buru-buru di sharing,” ujarnya.

Diharapkan, pada acara hari ini, masyarakat yang hadir harus menjadi agen yang ikut mengedukasi masyarakat dalam hal positif. Sehingga menggunakan media sosial lebih bijak.

“Jangan kita informasi yang baik tidak kita sebarkan,yang tidak baik kita sebarkan ini berbahaya bagi kehidupan berbangsa,” paparnya.

Kemenkominfo bahkan sempat memblokir Telegram yang sempat ramai diperbincangkan.

“Kita mengetahui paparan radikalisme, kita sempat menutup telegram disitu banyak kita lihat cara merakit bom,” tambahnya.

Internet selain memberikan kemudahan juga memiliki sisi negatif. Hoax dan Radikalisme ancaman internet, selain itu penipuan, pornografi,bullying, prostitusi online, SARA dan ujaran kebencian dapat dijerat dengan UU 19/2016 Tentang perubahan UU ITE ancaman hukuman 6 tahun.

Di era internet, lanjut Hypo, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu bermain media sosial selama 8 sampai 11 jam. Terutama generasi milenial sehingga mengurangi minat membaca buku.

“Minat membaca Indonesia di dunia menempati peringkat 60,” kata Hypo.

Sementara itu, Ketua Yayasan Indonesia Energi dan Lingkungan Hidup, Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan Ideologi Pancasila merupakan yang paling tepat untuk bangsa Indonesia.

Anggota DPR RI terpilih dari daerah pemilihan Gresik – Lamongan ini mengaku Bhinneka Tunggal Ika sangat penting mengingat Indonesia sangat kaya akan keberagaman dan jumlah penduduk sebanyak 260 juta. Hingga saat ini bisa hidup rukun dan saling menghormati.

Wanita berusia 26 tahun yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di Inggris ini menceritakan bahwa masyarakat luar negeri bisa heran bangsa Indonesia yang memiliki banyak suku, agama bisa hidup damai dan berdampingan.

“Caranya inklusif menghargai satu sama lain, harus rukun damai menghormati perbedaan yang ada,” kata dia.

 

Artikel terkait :

Kominfo latih 220 orang ikuti Digital Talent Scholarship

Kominfo latih 220 orang ikuti Digital Talent Scholarship

Kominfo latih 220 orang ikuti Digital Talent Scholarship

Kominfo latih 220 orang ikuti Digital Talent Scholarship

Makassar (ANTARA)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Universitas Hasanuddin, Makassar menggelar beasiswa pelatihan intensif  bagi masyarakat selama 2 bulan yang diikuti sebanyak 220 orang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan yang merupakan bagian dari Program Digital Talent Scholarship tahun 2019.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar di Makassar, Selasa, mengatakan program itu ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia Indonesia agar berdaya saing dan mampu memenuhi kebutuhan Industri 4.0.

“Program DTS 2019 melibatkan 35 perguruan tinggi ternama di Indonesia, global tech company, serta lembaga sertifikasi profesi. Setiap peserta yang memenuhi syarat akan mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai dengan bidang pelatihan yang dipilihnya, jelasnya.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung secara serentak di 10 kota di Indonesia.

Laporan World Economic Forum 2018 menempatkan Indonesia pada peringkat 80 dari 137 negara dalam aspek kesiapan teknologi.

Sementara dari aspek efisiensi pasar kerja, posisi Indonesia berada di peringkat 96 dari 137 negara. Kondisi itu membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk mendorong dan mengembangkan sumberdaya untuk memasuki revolusi industri 4.0.

Pemerintah menargetkan, Program DTS 2019 dapat menjadi solusi untuk menyiapkan sumberdaya manusia Indonesia agar lebih siap dalam memasuki Revolusi Industri 4.0.

Unhas saat ini sudah memulai pelaksanaan program Fresh Graduate Academy yang menerima lulusan D3 dan S1 dan yang setingkat untuk diberikan pelatihan dan skill dalam 4 bidang yaitu Artificial Intelligence, Internet of Things, Big Data Analytics dan Cloud Computing.

Jumlah peserta yang saat ini dilatih adalah 220 orang bertempat di Departement Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Kampus Gowa. Pelatihan sudah berlangsung sejak tanggal 02 Juli direncanakan hingga 15 Agustus 2019.

Sumber : https://symbiantweet.com/