Dinas Pendidikan Bogor Mulai Susun Materi Soal Ujian SMP

Dinas Pendidikan Bogor Mulai Susun Materi Soal Ujian SMP

Dinas Pendidikan Bogor Mulai Susun Materi Soal Ujian SMP

Dinas Pendidikan Bogor Mulai Susun Materi Soal Ujian SMP

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP di Dinas Pendidikan

Kabupaten Bogor Yanto Ngugianta mengatakan, pihaknya kini mulai melakukan penyusunan naskah soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut dia, penyusunan soal itu melibatkan 13 anggota tim sesuai dengan jumlah mata pelajaran yang diujikan dalam USBN.

“Tahapan penyusunan soal melibatkan 13 tim penyusun, sesuai dengan jumlah mata pelajaran yang diujikan dalam USBN,” ungkap Yanto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/2). Proses penyusunan master kisi-kisi soal USBN dilaksanakan 6-8 Februari  di salah satu hotel di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung.

Tim penyusun terdiri dari unsur guru mata pelajaran, pengawas, kepala sekolah, dan Bidang Pembinaan SMP Disdik.

Sementara materi yang diujikan dalam USBN meliputi Matematika, Bahasa Indonesia

, Bahasa Inggris, Agama, PJOK, Bahasa Sunda, PLH, Prakarya, IPA, IPS, Seni Budaya (SBK), Kewarganegaraan, dan TIK.

“Jumlah butir soal sebanyak 35-45 pilihan ganda, dan lima essay. USBN akan dilaksanakan pada tanggal 8-13 April,” papar Yanto.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kabupaten Bogor, Hidayat mengatakan, untuk pelaksanaan USBN biaya akan dialokasikan dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2019.

Pembiayaannya dialokasikan untuk pembuatan naskah, percetakan, hingga distribusi.

“Saat ini memasuki tahap persiapan pelelangan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” ungkapnya.

 

Hidayat melanjutkan, karena terdapat dua implementasi kurikulum di satuan lembaga pendidikan daerah, maka pihaknya menggunakan sistem kurikulum materi irisan pada pembuatan soal.

“Sehingga sekolah yang memakai kurikulum 2013 ataupun 2006, tidak terganggu dengan perbedaan sistem tersebut. Terlebih, seluruh materi telah diperiksa secara seksama, untuk meminimalisir adanya kesalahan,” ujarnya

 

Baca Juga :