Industri Migas Wajib Manfaatkan Big Data

Industri Migas Wajib Manfaatkan Big Data

Industri Migas Wajib Manfaatkan Big Data

Industri Migas Wajib Manfaatkan Big Data

Di era serba digital ini, semua sumber data di industri Migas harus

diolah dan di-digitalisasikan secara menyeluruh mulai dari Downstream, Midstream hingga Upstream.

Hal tersebut disampaikan oleh Ruli Harjowidianto, CEO BigJava diajang IPA Convention & Exhibition 2019.

“Di BigJava, kami menawarkan solusi terbaik yang bisa dimanfaatkan oleh industri untuk menghasilkan keputusan yang benar-benar strategis,” ungkap Ruli.

Ruli juga menambahkan, masih banyaknya perusahaan asing

yang mengelola sumber data yang sangat sensitif, menjadi tantangan bagi BigJava untuk ikut terjun sebagai perusahaan nasional yang fokus mengelola Big Data Analytic untuk industri Migas.

“Sebagai perusahaan nasional, kami berharap semua industri bisa memanfaatkan teknologi pengolahan big data dengan menggandeng penyedia layanan yang memiliki misi serta visi untuk kemajuan bangsa dan negara”, ungkapnya.

Ruli juga menyampaikan, setidaknya ada tiga fenomena pengelolaan Big Data

yang ada di industri yakni Upstream, Midstream dan Downstream. Rata-rata, perusahaan pengolahan Big Data saat ini lebih banyak berkutat pada level Upstream ketimbang Midstream maupun Downstream. Dan BigJava akan fokus menggarap segmen Downstream.

BigJava sendiri dikatakan Ruli punya Social Network Analytics dan juga Oilficial Intelligent, yang mampu memproses data dengan lebih maksimal dan menghasilkan output yang akurat.

Efisiensi penggunaan teknologi Big Data Analytic dilihat dari sisi biaya yang dikeluarkan dan hasil yang didapat sangatlah besar. Contohnya dibidang Oil & Gas, pada sisi hulu (Upstream), biaya yang dikeluarkan untuk mengeksplorasi suatu tempat sangat lah besar, dan resiko kegagalan juga besar dikarenakan tidak adanya data mengenai keadaan setempat dan catatan dari daerah sekitar pada waktu sebelumnya.

 

Baca Juga :