Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Ujian SIM Kini Diawasi Sensor

Polda Metro Jaya meresmikan terobosan baru dalam dunia lalu lintas

. Inovasi yang ditelurkan kini meliputi bidang penindakan serta pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pada pelayanan pembuatan SIM, polisi membuat inovasi pada proses uji praktik menjadi serba otomatis bernama Electronic Driving Test System (E-DRIVES). Otomatis di sini bisa diartikan fungsi petugas sebagai pengawas dan penentu kelulusan peserta uji praktis akan digantikan sistem elektronik.

Lihat juga:Pengguna Skuter Listrik Minimal 17 Tahun, Tak Wajib SIM
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono mengatakan kelulusan akan ditentukan sistem elektronik yang terdiri dari berbagai perangkat, di antaranya sensor, radio frekuensi, dan pancaran gelombang suara.

Perangkat itu diletakkan pada berbagai titik di area pengujian yang akan merekam berbagai kesalahan

peserta uji saat ujian. Data yang dikumpulkan dari perangkat kemudian diolah menjadi statistik untuk dijadikan bahan penilaian kelulusan.

“Jadi yang kelulusan bukan manual menggunakan orang lagi, tapi sudah komputerisasi,” kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12).

Saat ini E-DRIVES hanya tersedia di Polda Metro Jaya, namun dikatakan secara bertahap akan

diterapkan pada semua Polres wilayah Polda Metro. E-DRIVES cuma meliputi pengujian SIM A dan C saja.

Data hasil pengujian bisa dilihat langsung oleh penguji di lapangan melalui melalui tablet dan layar monitor. Data ini juga bisa dilihat langsung oleh peserta uji.

Menurut Gatot sistem ini membuat penilaian lebih akurat dan transparan karena dilakukan menggunakan sistem.

“Ini meminimalisir prilaku anggota misal ada temannya yang tidak mau ikut ujian atau gagal tapi diluluskan. Jadi ini kalau tidak lulus, ya tidak lulus,” ucap dia.

 

Sumber :

https://lakonlokal.id/cm-launcher-apk/