Sejarah Berdirinya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Sejarah Berdirinya Badan Pemeriksa Keuangan

Sejarah Berdirinya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Sejarah Berdirinya Badan Pemeriksa Keuangan

Sejarah Berdirinya BPK

Dalam Suprastruktur ketatanegaraan Republik Indonesia tidak terlepas dari peran lembaga-lembaga independen yang juga membentu mempengaruhi dan mengawasi berjalannya roda pemerintahan di Indonesia. Salah satunya yaitu Badan Pemeriksa Keuangan atau yang lebih dikenal dengan sebutan BPK. Secara historis dapat kita lihat bahwa berdasarkan Surat Penetapan amanat UUD Tahun 1945 telah dikeluarkan Pemerintah No.11/OEM tanggal 28 Desember 1946 tentang pembentukan Badan Pemeriksa Keuangan, pada tanggal 1 Januari 1947 yang berkedudukan sementara di Kota Magelang.

Pada waktu itu Badan Pemeriksa Keuangan hanya mempunyai 9 orang pegawai dan sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan pertama adalah R. Soerasno. Untuk memulai tugasnya, Badan Pemeriksa Keuangan dengan suratnya tanggal 12 April 1947 No.94-1 telah mengumumkan kepada semua instansi di Wilayah Republik Indonesia mengenai tugas dan kewajibannya dalam memeriksa tanggung jawab tentang Keuangan Negara, dan untuk sementara masih menggunakan peraturan perundang-undangan yang lama yang berlaku bagi pelaksanaan tugas Algemene Rekenkamer (Badan Pemeriksa Keuangan Hindia Belanda).

Suprastruktur ketatanegaraan Republik Indonesia

Dalam Penetapan Pemerintah No.6/1948 tanggal 6 Nopember 1948 tempat kedudukan Badan Pemeriksa Keuangan dipindahkan dari Magelang ke Yogyakarta. Karena saat itu Negara Republik Indonesia yang ibukotanya di Yogyakarta tetap mempunyai Badan Pemeriksa Keuangan sesuai pasal 23 ayat (5) UUD Tahun 1945, ketuanya diwakili oleh R. Kasirman yang diangkat berdasarkan SK Presiden RI tanggal 31 Januari 1950 No.13/A/1950 terhitung mulai 1 Agustus 1949.

Negara Kesatuan Republik Indonesia Serikat

Dengan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia Serikat (RIS) berdasarkan Piagam Konstitusi RIS tanggal 14 Desember 1949, maka dibentuk pula Dewan Pengawas Keuangan (berkedudukan di Bogor) yang merupakan salah satu alat perlengkapan negara RIS. Dewan Pengawas Keuangan RIS berkantor di Bogor menempati bekas kantor Algemene Rekenkamer (BPK Hindia Belanda) pada masa pemerintah Netherland Indies Civil Administration (NICA).

Negara Kesatuan Republik Indonesia

Dengan kembalinya bentuk Negara menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1950, maka  Dewan Pengawas Keuangan RIS yang berada di Bogor sejak tanggal 1 Oktober 1950 digabung dengan Badan Pemeriksa Keuangan berdasarkan UUDS 1950 dan berkedudukan di Bogor yang namanya lebih dikenal dengan Dewan Pengawas Keuangan RIS. Personalia Dewan Pengawas Keuangan RIS diambil dari unsur Badan Pemeriksa Keuangan di Yogyakarta dan dari Algemene Rekenkamer di Bogor.

Untuk lebih memantapkan tugas BPK RI, ketentuan yang mengatur BPK RI dalam UUD Tahun 1945 telah diamandemen. Sebelum amandemen BPK RI hanya diatur dalam satu ayat (pasal 23 ayat 5) kemudian dalam Perubahan Ketiga UUD 1945 sampai sekarang dikembangkan menjadi satu bab tersendiri (Bab VIII A) dengan tiga pasal (23E, 23F, dan 23G) dan tujuh ayat.

Untuk menunjang tugasnya, BPK RI didukung dengan seperangkat Undang-Undang di bidang Keuangan Negara, yaitu:

  • UU No.17 Tahun 2003 Tentang keuangan Negara
  • UU No.1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara
  • UU No. 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara

 

Sumber : https://www.ilmubahasainggris.com/

Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Kemendikbud — Untuk menjaga dan memelihara aset sejarah

dan budaya nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) melakukan restorasi film nasional. Tahun 2017 ini Pusbangfilm melakukan restorasi terhadap film Pagar Kawat Berduri arahan sutradara Asrul Sani yang diproduksi tahun 1961.

“Tahun ini sebagai langkah awal kita lakukan restorasi terhadap salah satu film bersejarah, yaitu Pagar Kawat Berduri. Hasil restorasi ini nanti akan kita putar tanggal 20 Desember 2017,” kata Kepala Bidang Apresiasi dan Tenaga Perfilman Pusbangfilm, Sanggupri, di Jakarta, Senin (11/12/2017). Film hasil restorasi ini rencananya akan diputar di Pusat Perfilman Usmar Ismail Jakarta, dan akan dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dan sejumlah tokoh perfilman nasional.

Tujuan program restorasi film nasional ini adalah mengembalikan kualitas

arsip film sedekat mungkin dengan kualitas awalnya dan juga merupakan upaya pelestarian budaya Indonesia. “Selain itu juga untuk mengembalikan dan meningkatkan minat generasi muda untuk mengenal sejarah bangsa melalui film,” kata Sanggupri.

Pekerjaan restorasi film nasional dikerjakan pihak ketiga melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah. Pemenang lelang adalah PT Render Digital Indonesia, yang bertugas menyelesaikan restorasi dalam jangka waktu 100 hari.

Rizka F. Akbar dari PT Render Digital Indonesia menjelaskan bahwa proses restorasi terdiri dari tiga tahap yaitu: 1. prarestorasi, 2. restorasi, dan 3. pascarestorasi. “Pada tahap prarestorasi kita melakukan riset, kurasi, dan assessment terhadap koleksi film. Kemudian tahap restorasi yaitu pembersihan dan reparasi fisik master film serta digitalisasi yaitu proses scanning dan telecine,” jelas Rizka. Di tahap pascarestorasi dilakukan restorasi digital untuk gambar dan koreksi warna, restorasi digital untuk suara, serta digital film mastering.

Film Pagar Kawat Berduri bercerita tentang apa makna perjuangan, baik ditinjau

dari sisi pejuang Indonesia yang tertawan Belanda ini, maupun dari sisi serdadu Belanda. Film ini mengambil setting pada masa perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan dari Belanda. Aktor yang bermain di film ini antara lain Sukarno M. Noor dan B. Ijzerdraat. “Film ini berdurasi 123 menit, dan setelah proses restorasi tetap dipertahankan agar durasinya tetap sama,” kata Rizka menambahkan. (Nur Widiyanto).

 

Baca Juga :

 

 

Kemendikbud Gelar Seminar Nasional Bahas Hasil Pengembangan Kurikulum dan Perbukuan

Kemendikbud Gelar Seminar Nasional Bahas Hasil Pengembangan Kurikulum dan Perbukuan

Kemendikbud Gelar Seminar Nasional Bahas Hasil Pengembangan Kurikulum dan Perbukuan

Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

melalui Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) menggelar seminar nasional yang bertajuk “Pengembangan Perangkat Kurikulum, Model Pembelajaran, dan Perbukuan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan” di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta (11/12/2017).

Seminar ini adalah bentuk laporan Kemendikbud atas apa yang telah dilakukan di sektor

kurikulum dan perbukuan. Selain itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Totok Suprayitno menuturkan ini merupakan wadah untuk bertukar pikiran para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

“Ini merupakan (ajang) tukar pikiran bagaimana kita menyikapi kurikulum, pembelajaran, dan perbukuan, dalam rangka perbaikan mutu pendidikan,” tutur Totok.

 

Totok mengajak kepada peserta seminar untuk bersama-sama ikut serta

dalam perubahan kurikulum ke arah yang lebih baik.

Seminar ini diisi oleh Bahrul Hayat dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk membahas model pengembangan kurikulum, pembelajaran, dan perbukuan dalam penguatan pendidikan karakter. Peserta seminar terdiri dari berbagai kalangan yang memiliki keterkaitan di pendidikan (Aji Shahwin)

 

Sumber :

https://sel.co.id/

Pinisi Masuk ke Dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Pinisi Masuk ke Dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Pinisi Masuk ke Dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Kemendikbud — Kapal Pinisi dari Sulawesi Selatan resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada Sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, Kamis, (7/12/2017). PINISI: Seni Pembuatan Perahu di Sulawesi Selatan atau PINISI: Art of Boatbuilding in South Sulawesi masuk ke dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Penetapan PINISI: Art of Boatbuilding in South Sulawesi sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO

merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap arti penting pengetahuan akan teknik perkapalan tradisional yang dimiliki nenek moyang bangsa Indonesia yang diturunkan dari generasi ke generasi dan yang masih berkembang sampai hari ini.

Pinisi mengacu pada sistem tali temali dan layar sekuner Sulawesi. “Pinisi” tidak hanya dikenal sebagai perahu tradisional masyarakat yang tangguh untuk wilayah kepulauan seperti Indonesia, tetapi juga tangguh pada pelayaran internasional. Pinisi menjadi lambang dari teknik perkapalan tradisional negara Kepulauan. Pinisi adalah bagian dari sejarah dan adat istiadat masyarakat Sulawesi Selatan khususnya dan wilayah Nusantara pada umumnya.

Pengetahuan tentang teknologi pembuatan perahu dengan rumus dan pola penyusunan lambung ini sudah dikenal setidaknya 1500 tahun. Polanya didasarkan atas teknologi yang berkembang sejak 3.000 tahun, berdasarkan teknologi membangun perahu lesung menjadi perahu bercadik. Saat ini pusat pembuatan perahu ini ada di wilayah Tana Beru, Bira dan Batu Licin di Kabupaten Bulukumba. Serangkaian tahapan dari proses pembuatan perahu mengandung nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, seperti kerja tim, kerja keras, ketelitian/presisi, keindahan, dan penghargaan terhadap alam dan lingkungan.

Dengan penetapan Pinisi ini, maka Indonesia telah memiliki delapan elemen budaya dalam Daftar Warisan Budaya

Takbenda UNESCO. Tujuh elemen yang telah terdaftar sebelumnya adalah Wayang (2008), Keris (2008), Batik (2009), Angklung (2010), Tari Saman (2011), dan Noken Papua (2012), dan Tiga Genre Tari Tradisional Bali (2015). Serta satu program Pendidikan dan Pelatihan tentang Batik di Museum Batik Pekalongan (2009).

Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO telah mengadakan sidang sejak 4 Desember 2017 dan akan berakhir pada 9 Desember 2017 di Pulau Jeju, Korea Selatan. Sidang ini dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Prancis, Monaco dan Andora yang juga Wakil Tetap RI di UNESCO, yakni Hotmangaradja Pandjaitan. Sidang juga dihadiri oleh Duta Besar/Deputi Wakil Tetap RI untuk UNESCO, T.A Fauzi Soelaiman; Kepala Seksi Pengusulan Warisan Budaya Takbenda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hartanti Maya Krishna; Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, beserta tim delegasi Indonesia lainnya.

Hotmangaradja Pandjaitan mengatakan, komunitas dan masyarakat menjadi bagian penting

dalam pengusulan Pinisi ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO. Hal ini menjadi momentum yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh pemerintah pusat dan daerah serta komunitas untuk memberikan perhatian lebih dalam pengelolaan Warisan Budaya Takbenda yang ada di wilayahnya masing-masing terutama bagi pengembangan pengetahuan, teknik, dan seni warisan budaya takbenda yang perlu dilestarikan di tanah air pada umumnya, seperti pembuatan perahu tradisional Pinisi.

Dalam Sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, sebanyak 24 negara anggota komite membahas enam nominasi untuk kategori List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding, dan 35 nominasi untuk kategori Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Peserta sidang terdiri dari 175 negara yang sudah meratifikasi Konvensi 2003 UNESCO.

Sekretariat ICH UNESCO menggarisbawahi tentang perlunya Indonesia membuat program untuk tetap menjaga ketersediaan bahan baku bagi keberlanjutan teknologi tradisional pembuatan Pinisi yang diwujudkan dalam bentuk perahu yang berbahan baku utama kayu. Selain itu sidang juga menilai perlunya program-program baik melalui pendidikan formal, informal maupun nonformal terkait dengan transmisi nilai tentang teknik dan seni pembuatan perahu tradisional ini kepada generasi muda.

Bersama dengan Pinisi, yang masuk dalam kategori Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, diinskripsi juga antara lain Organ Craftsmanship and music dari Jerman; Kumbh Mela, Festival keagamaan terbesar dari India yang dilaksanakan 12 tahun sekali; Art of Neapolitan Pizzaiuolo dari Italy; dan Traditional System of Corongo’s Water Judges dari Peru.

 

Sumber :

https://merkterbaik.com/

Gaya Bertengkar yang Memicu Perpisahan

Gaya Bertengkar yang Memicu Perpisahan

Gaya Bertengkar yang Memicu Perpisahan
Tak ada yang salah dengan pertengkaran. Tapi jangan sampai pertengkaran dipenuhi drama sehingga masalah yang diperdebatkan tak kunjung selesai atau justru bertambah parah.
Gottman Relationship Institute, sebuah badan yang melakukan terapi dan konseling pada pasangan berbasis di Amerika Serikat, mengindentifikasi empat gaya pertengkaran paling berisiko memicu perpisahan. Kenali cirinya, agar Anda bisa menghindarinya.

Apakah Anda suka menghina?

Jika Anda tidak menghormati pasangan ketika bertengkar, segera lakukan introspeksi diri. Anda tentu ingin tetap dihormati pasangan, jadi lakukan juga hal itu padanya. Rasa tak menghormati juga bisa muncul karena banyak hal.
“Pahami sumber kata penghinaan itu berasal. Mungkin ada pengalaman masa lalu, yang tidak terkait dengan hubungan. Rasa kesal yang terpendam membuat amarah meledak dan sangat merusak hubungan,” kata Arpita Anand, seorang psikolog, dikutip dari Idiva.
 

Penuh kritik

Saling mengkritik dengan pasangan, memang baik. Tapi, jangan sampai pasangan selalu merasa salah di mata Anda. Seringkali, pertengkaran dipicu karena Anda melontarkan kritik dengan cara yang menyakitkan. Padahal, ada banyak cara untuk mengkritik pasangan dengan cara lebih manis.
“Belajarlah untuk mempertanyakan motif di balik kritik Anda. Jika ingin memberitahu sesuatu, Anda bisa membuat pernyataan positif yang Anda yakini benar. Kemudian, berbicaralah tentang aspek-aspek negatifnya,” kata Neeta Shetty, seorang psikolog.
Jangan gunakan frase seperti, “Kamu tidak akan pernah berubah” dan “Saya tidak berharap sesuatu yang lebih baik dari kamu”. Pendekatan Anda harus positif, usahakan untuk selalu menghindari pernyataan menyudutkan.
Anda selalu memilih diam?
Diam juga salah satu hal yang sangat merusak hubungan. Masalah yang harusnya diselesaikan dengan saling berbicara, malah menumpuk karena Anda memilih diam.
“Beberapa orang memilih diam, tak melakukan komunikasi dan ingin pasangannya menyadari sendiri kesalahan yang dilakukannya. Faktanya, pikiran Anda tak bisa dibaca, sadari itu!” kata Netty.
Selalu merasa jadi korban
Menempatkan diri Anda selalu jadi korban dan pasrah, sementara pasangan adalah orang yang selalu salah? Bisa jadi Anda, “ratu drama”. Masalah kecil bisa jadi besar, hanya gara-gara emosi Anda yang meluap-luap.
Jangan biarkan emosi menguasai dengan merasa Anda adalah orang yang paling dirugikan. Pertengkaran bisa jadi semakin panas saat Anda mulai bersikap penuh drama. Jangan biarkan hanya karena itu, hubungan berujung perpisahan.

Baca juga :

Blender 3-in-1 dengan Pisau Super Tajam, Cepat dan Kapasitas Besar

Blender 3-in-1 dengan Pisau Super Tajam, Cepat dan Kapasitas Besar

Blender 3-in-1 dengan Pisau Super Tajam, Cepat dan Kapasitas Besar

Maspion MT-1273 PL merupakan

blender 3-in-1 yang dengan 6 pisau super tajam yang menghaluskan lebih cepat, cek reviewnya berikut ini!

Review Blender Maspion MT-1273 PL – Dalam memasak, pastinya kita membutuhkan berbagai peralatan dapur sebagai alat bantu untuk memudahkan kita dalam proses memproduksi makanan rumahan.

Terutama dengan munculnya beranega ragam makanan yang membutuhkan peralatan masak tertentu, salah satunya blender. Alat ini sendiri mempunyai pisau yang berputar dengan cepat dan dapat menghaluskan, mengaduk, menggiling makanan.

Maspion sebagai produsen peralatan rumah tangga di Indonesia, memiliki produk penghalus makanan unggulan, yaitu Maspion Blender MT-1273 PL dengan performa sangat baik.

Maspion MT-1273 PL merupakan blender 3-in-1 yang terdiri dari blender, dry mill dan wet mill dan memiliki 6 pisau super tajam yang dapat menghaluskan lebih cepat dan maksimal.

Untuk tau kelebihan dan kekurangannya, yuk kita simak review berikut ini!

Kelebihan Blender Maspion MT-1273 PL

1. Pisau Banyak, Cepat dan Tajam
review blender maspion, review blender maspion mt 1273 pl, kelebihan dan kekurangan blender maspion mt 1273 pl
Sumber Gambar: D21
Peralatan dapur yang satu ini memiliki fitur 6 pisau yang dapat menghaluskan makanan dengan halus dan cepat. Pastinya akan menghasilkan hasil yang sangat halus tanpa tersisa makanan yang tidak terhaluskan.

Selain itu, pisau ini terbuat dari stainless steel yang sangat berkualitas, sehingga makanan pasti higienis.

2. Kapasitas Besar
review blender maspion, review blender maspion mt 1273 pl, kelebihan dan kekurangan blender maspion mt 1273 pl
Sumber Gambar: Pixabay
Maspion Blender MT-1273 PL memiliki kapasitas yang lumayan besar, yaitu sekitar 1 liter. Kapasitas ini sangat berguna apabila kamu ingin menghaluskan makanan, buah atau bumbu dalam jumlah banyak sekaligus.

Sehingga tidak perlu berkali kali, dan pastinya jadi hemat waktu masak.

3. Hemat Daya Listrik
review blender maspion, review blender maspion mt 1273 pl, kelebihan dan kekurangan blender maspion mt 1273 pl
Sumber Gambar: Pixabay
Daya listrik yang dibutuhkan pada blender ini hanya sebesar 230 Watt. Daya listrik ini tidak besar untuk ukuran blender pada umumnya. Jadi kamu tidak perlu khawatir akan boros listrik jika sering menggunakan blender ini ya, Toppers!

4. Blender 3-in-1
review blender maspion, review blender maspion mt 1273 pl, kelebihan dan kekurangan blender maspion mt 1273 pl
Sumber Gambar: Cooky Mom
Blender ini memiliki fitur 3-in-1. Yaitu terdiri dari blender, dry mill dan wet mill. Dry mill memiliki kapasitas sebesar 50 gram yang dapat kamu gunakan untuk menghaluskan rempah gandum, dan sebagainya.

Wet mill-nya memiliki kapasitas 100 gram yang dapat berfungsi sebagai penghalus untuk membuat smoothies, makanan bayi, hingga mayonaise. Penghalus makanan ini multifungsi banget kan, Toppers?

5. Harga Murah
review blender maspion, review blender maspion mt 1273 pl, kelebihan dan kekurangan blender maspion mt 1273 pl
Sumber Gambar: Maspion
Dengan menghadirkan 3 alat sekaligus alias 3-in-1, Maspion Blender MT-1273 PL dibanderol dengan harga terjangkau. Di pasaran, harga dimulai dari Rp 200 ribuan. Relatif murah, bukan?

6. Garansi Panjang
Garansi terkadang menjadi salah satu faktor saat kamu membeli barang. Dengan garansi akan mengurangi kekhawatiran kamu apabila barang rusak.

Umumnya, barang elektronik hanya bergaransi dari 1-2 tahun, namun Maspion Blender MT-1273 PL memiliki garansi sampai 3 tahun, lho!

Kekurangan Blender Maspion MT-1273 PL

7. Berbahan Plastik

Penghalus makanan ini bagian bawahnya menggunakan material plastik. Hal ini memang tidak mempengaruhi kualitas dan performanya. Hanya saja ini akan memberikan kesan ‘murah’ dan tidak elegan.

Tapi dengan berbahan plastik ini membuat blender ini menjadi lebih ringan. Tenang saja, hal ini tidak akan mengurangi fungsinya ya, Toppers!

Seperti itulah Toppers, kekurangan dan kelebihan dari Maspion Blender MT-1273 PL. Penghalus makanan ini cocok banget buat kamu yang hobi masak. Selain hemat listrik performanya juga oke! Semoga review diatas bermanfaat ya untuk kamu yang ingin membeli blender.

Sumber : https://how.co.id

Tablet Kokoh yang Ramah untuk Anak

Tablet Kokoh yang Ramah untuk Anak

Tablet Kokoh yang Ramah untuk Anak

Review Samsung Galaxy Tab A 7.0

Smartphone dengan layar besar adalah salah satu dambaan para pecinta gadget. Walaupun, di era sekarang ini handphone pintar yang selalu diinginkan, tablet memiliki tempat tersendiri bagi mereka yang menginginkan perangkat mobile dengan ukuran benar-benar besar.

Dibandingkan ponsel, tablet bisa memberikan kepuasan tersendiri bagi yang menginginkan multimedia lebih maksimal. Terutama bagi kamu yang suka nonton film, membaca buku, maupun menggambar.

Jika kebanyakan tablet premium punya harga mahal, berbeda dengan Samsung Galaxy Tab A 7.0. Ia punya desain besar dan kokoh, spesifikasi lumayan, dan terpenting harganya murah.

Simak review tablet yang punya fitur khusus anak-anak ini selengkapnya!

 

Kelebihan Samsung Galaxy Tab A 7.0

1. Desain Kokoh
review samsung galaxy tab a 7, kelebihan samsung galaxy tab a 7, kekurangan samsung galaxy tab a 7
Sumber Gambar: Vedroid
Samsung Galaxy Tab A 7.0 terlihat seperti mini tablet yang ramping dan mempunyai badan yang cukup kokoh dan ergonomis untuk digunakan. Tidak nampak seperti tablet ringkih.

Body belakangnya sendiri berpola atau mengulir yang membuat tablet tidak terasa licin ketika digenggam. Sehingga nyaman digunakan berlama-lama.

2. Layar Luas untuk Multimedia
review samsung galaxy tab a 7, kelebihan samsung galaxy tab a 7, kekurangan samsung galaxy tab a 7
Sumber Gambar: Tablets Magazine
Tablet ini hadir dengan bentang layar berukuran 7 inci dan ditunjang resolusi 800 x 1280 piksel. Ia didukung panel in-plane switching (IPS) dengan layar body-to-ratio 69,9 persen, bingkai yang cukup tipis untuk ukuran tablet.

Dengan layar yang dimilikinya, kamu akan merasa puas untuk nonton YouTube ataupun film, maupun membaca buku digital. Dengan layar yang cukup lebar dan resolusi yang cukup memuaskan kamu pasti bisa berjam-jam di depan perangkat ini.

3. Mendukung Memori Besar
review samsung galaxy tab a 7, kelebihan samsung galaxy tab a 7, kekurangan samsung galaxy tab a 7
Sumber Gambar: YouTube/Nick Ackerman
Samsung Galaxy Tab A 7.0 dibekali dengan prosesor quad core Spreadtrum SC9830 1,5 GHz Cortex-A7 dengan GPU Mali-400MP2, ditambah RAM 1,5 GB dan kapasitas internal 8 GB yang bisa ditambahkan hingga 256 GB menggunakan microSD card.

Bayangkan dengan memori eksternal kamu dapat menyimpan apapun di dalamnya karena ruang memori yang hampir tidak terbatas.

4. Aman dengan Kids Mode
review samsung galaxy tab a 7, kelebihan samsung galaxy tab a 7, kekurangan samsung galaxy tab a 7
Sumber Gambar: Ebook Friendly
Fitur tambahan yang khusus adalah Kids Mode. Bagi para orang tua yang takut akan anaknya menggunakan tabletnya untuk hal-hal tak diinginkan, Samsung telah menyiapkan mode khusus.

Sehingga orang tua tinggal mengaktifkan mode ini dengan mencantumkan PIN rahasia supaya anak memiliki keterbatasan akses aplikasi maupun fitur dalam tablet.

5. Telah Mendukung 4G LTE
review samsung galaxy tab a 7, kelebihan samsung galaxy tab a 7, kekurangan samsung galaxy tab a 7
Sumber Gambar: YouTube/PhoneHINDI
Biasanya, perangkat tablet lebih diutamakan mengandalkan konektivitas wireless ke jaringan Wi-Fi. Namun, untuk yang satu ini kamu bisa mengandalkannya menggunakan konektivitas seluler.

Dengan jaringan 4G LTE, kamu bisa menikmati akses internet yang lebih cepat saat menikmati berbagai konten menarik.

Kamera Biasa Saja dan Tanpa LED Flash

Kamu dapat mengambil foto panorama yang jelas, secara vertikal dan horizontal, atau bahkan membuat animasi GIF menggunakan fitur burst yang unik.

Kamera utamanya menggunakan sensor CMOS beresolusi 5 MP yang didukung dengan fitur autofocus, paerture f/2.2 dan kemampuan merekam video berkualitas HD alias 720p pada 30 fps. Sementara untuk kamera depannya, memiliki resolusi 2 MP dengan aperture f/2.2.

Selain itu, kamu juga tidak memungkinkan mengambil foto di tempat gelap. Karena ia tak dibekali dengan LED flash.

Meski begitu, kemampuan kamera memang tidak terlalu mentereng, karena memang fungsi tablet bukanlah untuk fotografi.

7. Tidak Fast Charging
Samsung belum memberikan teknologi pengisian daya cepat untuk Galaxy Tab A 7.0. Namun, kapasitas baterai yang sebesar 4.000 mAh rasanya cukup untuk menutupi kekurangannya itu.

Itulah kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy Tab A 7.0″ yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli. Secara keseluruhan, perangkat ini sangat layak dimiliki jika melihat dari desain, fitur dan keamanan, hingga harga yang ditawarkan.

Sumber : https://merekbagus.co.id/

 

Macam-Macam Tumbuhan Lumut

Macam-Macam Tumbuhan Lumut

Macam-Macam Tumbuhan Lumut

Macam-Macam Tumbuhan Lumut

Berdasarkan bentuknya tubuhnya, macam macam tumbuhan lumut dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Tumbuhan Lumut Hati (Hepaticae)

Tumbuhan lumut hati berbentuk lembaran. Hidup menempel di atas permukaan tanah yang lembab, menempel di tebing yang basah, atau terapung di atas permukaan air. Alat perkembangbiakannya jantan dan betinanya berbentuk mirip pohon kelapa kecil dan tumbuh dari lembaran-lembaran thalusnya. Selain itu, lumut hati juga memiliki alat perkembangbiakan vegetative berupa gemmae yang dapat tumbuh menjadi individu baru. Gemmae biasanya berbentuk seperti serpihan kecil berwarna hijau yang terdapat dalam struktur berbentuk cawan yang disebut dengan gemmae cup. Contoh lumut hati adalah Marchantia polymorpha yang dapat digunakan sebagai obat hepatitis dan Ricciocarpus natans yang merupakan tumbuhan lumut hati yang hidup terapung di permukaan air. Tumbuhan ini dimanfaatkan sebagai tanaman hias di dalam akuarium.

Lumut Daun (Musci)

Lumut daun memiliki bentuk mirip dengan tumbuhan yang biasa kita temui. Lumut daun telah memiliki daun, batang yang tegak, dan rizoid yang mirip akar tumbuhan. Lumut daun seringkali disebut lumut sejati. Di bagian ujung lumut ini terdapat bagian yang menggembung sebagai penghasil spora. Tumbuhan lumut daun dapat ditemukan di tanah, tembok, dan tempat-tempat lain. Di hutan, jenis Polytrichum commune sering membentuk hamparan seperti karpet beludru hijau. Ada juga yang hidup di tempat terbuka seperti rawa-rawa, misalnya lumut gambut (Sphagnum sp). Lumut gambut yang telah disterilkan dapat dimanfaatkan sebagai pembalut luka dalam pembedahan. Selain itu, lumut gambut yang telah dikeringkan dapat digunakan sebagai bahan bakar.

Lumut tanduk

tumbuhan lumut tanduk secara umum menyerupai tumbuhan lumut hati dan tumbuhan laut sejati, tetapi sporofitnya berbentuk memanjang seperti tanduk. Tumbuhan lumut tanduk sering dijumpai berlimpah di tempat-tempat yang basah seperti di tepi sungai, tepi danau, atau di sepanjang selokan. Contoh tumbuhan lumut tanduk adalah Anthoceros sp dan Notothylus valvata.


Baca Artikel Lainnya:

Macam-Macam Kebutuhan Manusia

Macam-Macam Kebutuhan Manusia

Macam-Macam Kebutuhan Manusia

Macam-Macam Kebutuhan Manusia

Macam-macam kebutuhan dapat dikelompokkan berdasarkan tingkat kepentingannya, waktu pemenuhannya, sifatnya, dan penggunaannya.

menurut tingkat kepentingannya

dapat dibedakan atas kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.
  • Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang harus segera dipenuhi pemuasannya agar manusia dapat menjaga kelangsungan hidupnya dengan baik. Kebutuhan yang tergolong dalam kebutuhan primer adalah makan dan minum (pangan), pakaian (sandang), dan perumahan (papan).
  • Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan tambahan atau pelengkap yang pemuasannya dapat ditunda. Kebutuhan yang tergolong dalam kebutuhan sekunder adalah olahraga, hiburan, radio, dan televisi. Dengan terpenuhinya kebutuhan sekunder, manusia bisa hidup lebih baik, lebih senang, dan lebih beradab.
  • Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang hanya bisa dipenuhi dengan mengonsumsi benda yang tergolong mewah atau luks. Kebutuhan tergolong dalam kebutuhan tersier adalah mobil, intan berlian, dan vila.

menurut waktu pemenuhan

dapat dibedakan atas kebutuhan sekarang dan kebutuhan yang akan datang.
  • Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan mendesak dan sangat penting yang harus dipenuhi saat itu juga. Contohnya adalah makan dan minum ketika lapar, obat ketika sakit, atau payung ketika hujan.
  • Kebutuhan yang akan datang adalah kebutuhan yang pemuasannya tidak harus dilakukan sekarang dan bisa ditunda hingga masa yang akan datang. Contohnya adalah rekreasi (berlibur ke Bali).

menurut sifatnya

dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
  • Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang perlu dipenuhi agar jasmani manusia bisa berfungsi dengan baik. Kebutuhan jasmani umumnya bisa dipenuhi dengan mengonsumsi benda yang berwujud, seperti makan, minum, pakaian, rumah, sepeda, arloji, dan sepatu.
  • Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang perlu dipenuhi agar rohani atau mental manusia bisa berfungsi dengan baik. Kebutuhan rohani umumnya bisa dipenuhi dengan mengonsumsi benda tak berwujud, seperti pendidikan, agama, dan hiburan.

menurut subjeknya

dapat dibedakan atas kebutuhan pribadi dan kebutuhan sosial.
  • Kebutuhan pribadi adalah kebutuhan yang harus dipenuhi berdasarkan selera atau pilihan pribadi. Contohnya, Afdan membutuhkan sepatu hitam, sedangkan Wawan membutuhkan sepatu putih.
  • Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kehidupan bersama, mulai dari keluarga hingga masyarakat. Contohnya, kebutuhan akan jembatan penyeberangan, jalan raya, atau listrik.

Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Daftar Pustaka adalah

Daftar Pustaka adalah

Daftar Pustaka adalah

Daftar Pustaka adalah

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalahsusunan sumber informasi yang umumnya berasal dari sumber tertulis berupa buku-buku, makalah, karangan di koran dan majalah, dan sejenisnya. Dalam pengertian yang lain, daftar pustaka adalah sebuah daftar rinci pada sebuah karya tulis yang memuat sumber-sumber pustaka yang digunakan oleh peneliti. Daftar pustaka dikenal juga sebagai referensi, bibliografi, sumber rujukan, atau sumber acuan. Daftar pustaka ditempatkan setelah isi karangan dan ditulis pada halaman tersendiri. Daftar pustaka berfungsi sebagai pertanggungjawaban ilmiah terhadap gagasan-gagasan orang lain yang telah digunakan oleh seseorang untuk menjelaskan atau memperkuat gagasannya di dalam sebuah karya ilmiah.
Ada banyak contoh penulisan daftar pustaka yang bisa menjadi panduan. Perbedaan contoh penulisan daftar pustaka ini disebabkan oleh perbedaan cara atau sistem penulisan yang digunakan.

Cara Menulis Daftar Pustaka

Setidaknya adalah 3 cara (sistem) yang dapat kita gunakan untuk menulis daftar pustaka, yaitu:
  • Sistem Nama dan Tahun (Name and Year System): Dikenal 2 sistem yaitu sistem Harvard dan sistem Vancouver. Daftar pustaka disusun secara abjad berdasarkan nama akhir penulis. Penunjukannya dalam karya ilmiah dengan mencantumkan tahun terbit di antara tanda kurung mengikuti nama penulis, atau dengan mencantumkan nama penulis dan tahun terbit di antara tanda kurung pada akhir kalimat.
  • Sistem Kombinasi Abjad dan Nomor (Alphabet-number system. number system with references alphabetized): Pada cara ini kutipan daftar pustaka dalam naskah karya ilmiah diberi nomor sesuai dengan nomor pada daftar pustaka yang disusun secara abjad.
  • Sistem Nomor (Citation Number System): Pada cara ini, setiap kutipan dalam naskah karya ilmiah diberi nomor secara berurutan dan susunan daftar pustaka juga mengikuti urutan seperti tercantum dalam naskah karya ilmiah dan tidak secara abjad. Nama semua penulis ditulis untuk jumlah penulis sampai dengan 6. Jika jumlahnya lebih dan 6 maka hanya 3 penulis pertama yang ditulis dan diikuti dengan kata dkk atau et.al.
Selain itu, penulisan daftar pustaka juga disesuaikan dengan asal sumber pustaka. Jika bersumber dari buku, urutan penulisan daftar pustakanya adalah nama pengarang, diikuti tahun penerbitan, dan diakhiri dengan titik. Judul buku ditulis dengan huruf miring dengan huruf besar pada awal setiap kata, kecuali kata penghubung. Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua. Penulisan rujukan dengan spasi tunggal dan jarak antara pustaka yang satu dengan yang lain adalah spasi ganda.

Contoh Daftar Pustaka

Contoh daftar pustaka jika sumber rujukan dari buku:
  • Wiyanto, Asul. 2008. Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA Kls XI. Grasindo: Jakarta.
Penulisan daftar pustaka jika bersumber dari artikel majalah atau koran, urutan penulisannya adalah nama penulis, tanggal, bulan, dan tahun jika ada. Judul artikelditulis dengan huruf cetak biasa (normal), dan huruf besar pada setiap huruf awal kata, kecuali kata penghubung. Nama majalah/koran dicetak miring dengan huruf besar pada setiap huruf awal kata. Nomor halaman disebut pada bagian akhir. Contoh penulisan daftar pustakanya:
  • Samsul Bahri, M. Peran Profesi Perawat di Masa Mendatang. Jawa Pos, 13 Desember, 2004. hlm. 3.
Penulisan daftar pustaka jika bersumber dari dokumen resmi pemerintah, urutan penulisannya adalah judul atau nama dokumen ditulis di depan dengan cetak miring, diikuti tahun penerbitan dokumen, kota penerbit, dan nama penerbit. Contoh penulisan daftar pustakanya:
  • Undang-Undang Republik indonesia Nomor 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 1990. Jakarta: PT. Duta Wahana.
Penulisan daftar pustaka jika bersumber dari skripsi, tugas akhir, atau tesis, urutan penulisannya adalah nama penulis ditulis di bagian awal, diikuti tahun yang tercantum pada sampul depan, judul tugas akhir, tesis atau skripsi yang ditulis dengan cetak miring dan diikuti dengan pernyataan tugas akhir, tesis atau skripsi tidak diterbitkan, nama kota tempat perguruan tinggi, dan nama fakultas, serta nama perguruan tinggi tersebut. Contoh daftar pustakanya:
  • Montgomery, R. D. 1987. The Link Between Nurse and Doctor in Indonesian.Unpublished Ph. D. Dissertation, Cornell Univ.
Penulisan daftar pustaka jika bersumber dari internet, urutan penulisannya adalah nama penulis ditulis di bagian awal, diikuti tahun, judul artikel, nama jurnal (cetak miring), dengan keterangan dalam kurung (online), volume dan nomor, diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses oleh peneliti, di antara tanda kurung. Contoh daftar pustakanya:
  • Beath, O. A. 1995. Selenium and Other Toxic Minerals in Vegetation. Jurnal ilmu Kesehatan (online), Vol. 2, No. 5 (http//www. kes.ac.id, diakses 24 Desember 2006).

Sumber:

https://www.dosenpendidikan.co.id/