Konsep Masyarakat Madani Dan Penjelasannya

Konsep Masyarakat Madani Dan Penjelasannya

Konsep Masyarakat Madani Dan Penjelasannya

Konsep Masyarakat Madani

Masyarakat Madani

Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem, di mana sebagian besar interaksi antara individu dalam kelompok. Kata “masyarakat” itu sendiri berakar pada kata Arab, ‘musyarak’. Lebih abstrak, masyarakat adalah jaringan hubungan antar entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang saling bergantung satu sama lain. Umumnya, istilah komunitas digunakan untuk merujuk pada sekelompok orang yang tinggal bersama dalam komunitas reguler.

Sedangkan kata society berasal sari latin ‘societas’ yang berarti hubungan persahabatan dengan orang lain. Societas berasal dari kata socius yang berarti teman, sehingga makna masyarakat erat kaitannya dengan kata sosial. Secara implisit, kata society berarti setiap anggota mempunyai minat serta minat yang sama untuk mencapai tujuan bersama.

Selanjutnya, orang yang pertama kali menelurkan istilah civil society adalah Cicero (106-43 SM), sebagai orator Yunani kuno. Civil society menurut Cicero adalah komunitas politik beradab seperti yang dicontohkan oleh orang-orang perkotaan yang mempunyai kode etik mereka sendiri. Dengan konsep kewarganegaraan serta budaya kota, kota ini tidak hanya memahami konsentrasi penduduk tapi juga masyarakat politik (peradaban).

Masyarakat sipil

Masyarakat sipil adalah terjemahan dari istilah bahasa Inggris civil society yang diambil bahasa Latin, Cvilas Soceitas. Secara historis, Adam Ferguson, seorang aktivis asal Italia, adalah salah satu titik asal penggunaan ekspresi civil society, yang kemudian diterjemahkan sebagai masyarakat sipil. Gagasan civil society adalah tujuan utama pembongkaran masyarakat Marxis. Civil society menampilkan dirinya sebagai area kepentingan pribadi individu serta pemenuhan tujuan pribadi secara cuma-cuma, serta adalah bagian dari masyarakat yang menentang struktur politik atau berbeda dari negara. Masyarakat sipil mempunyai dua bidang yang berbeda, ialah medan politik (moral) serta sosioekonomi yang netral secara moral serta instrumental.

Masyarakat madani dapat didefinisikan sebagai masyarakat beradab dalam membangun, hidup, serta kehidupan yang berarti. Masyarakat madani akan terwujud jika sebuah masyarakat menerapkan prinsip demokrasi dengan baik.

Konsep masyarakat madani

Konsep masyarakat madani adalah penerjemahan atau penglslaman dari konsep masyarakat sipil (civil soceity). Orang yang pertama kali mengungkapkan istilah ini adalah Anwar Ibrahim serta dikembangkan di Indonesia oleh Nurcholis Majid. Makna masyarakat madani sebagai masyarakat sipil mengacu pada konsep serta bentuk masyarakat Madinah yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Masyarakat Madinah dianggap sebagai legitimasi historis dari tidak adanya pembentukan masyarakat sipil dalam masyarakat Muslim modern.

Keterhubungan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku adalah elemen penting dalam masyarakat sipil, karena ketertiban serta penegakan hukum adalah fondasi masyarakat madani. Oleh karena itu, kegiatan politik yang dilakukan oleh masyarakat madani dalam kaitannya dengan negara harus selalu berada dalam batas-batas yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kebebasan serta kebebasan warga yang ingin dikembangkan masyarakat madani tidak berarti kebebasan absolut dimana setiap orang dapat melakukan apapun yang ia inginkan.

Masyarakat madani

Masyarakat madani adalah masyarakat yang mampu menjadi sarana pemantauan negara. Masyarakat adalah pengawas tertinggi serta tertinggi dari perilaku negara atau kekuasaan politik atau pemerintahan. Pemantau publik negara melalui anggota yang peduli dengan masalah umum, meskipun tidak duduk di institusi perwakilan masyarakat yang adalah institusi politik formal yang menjalankan fungsi pengawasan politik.

Pengawasan oleh rakyat terbuka untuk semua orang yang mau serta mampu memberikan nasehat serta kritik dari pemerintah. Salah satu lembaga publik yang penting dalam proses pemantauan adalah media massa. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika masyarakat madani membutuhkan media massa yang bebas serta berani untuk memberi saran, masukan, serta kritik kepada pemerintah.

 

Artikel terkait :