Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Pelihara Aset Sejarah, Kemendikbud Lakukan Restorasi Film Nasional

Kemendikbud — Untuk menjaga dan memelihara aset sejarah

dan budaya nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) melakukan restorasi film nasional. Tahun 2017 ini Pusbangfilm melakukan restorasi terhadap film Pagar Kawat Berduri arahan sutradara Asrul Sani yang diproduksi tahun 1961.

“Tahun ini sebagai langkah awal kita lakukan restorasi terhadap salah satu film bersejarah, yaitu Pagar Kawat Berduri. Hasil restorasi ini nanti akan kita putar tanggal 20 Desember 2017,” kata Kepala Bidang Apresiasi dan Tenaga Perfilman Pusbangfilm, Sanggupri, di Jakarta, Senin (11/12/2017). Film hasil restorasi ini rencananya akan diputar di Pusat Perfilman Usmar Ismail Jakarta, dan akan dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dan sejumlah tokoh perfilman nasional.

Tujuan program restorasi film nasional ini adalah mengembalikan kualitas

arsip film sedekat mungkin dengan kualitas awalnya dan juga merupakan upaya pelestarian budaya Indonesia. “Selain itu juga untuk mengembalikan dan meningkatkan minat generasi muda untuk mengenal sejarah bangsa melalui film,” kata Sanggupri.

Pekerjaan restorasi film nasional dikerjakan pihak ketiga melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah. Pemenang lelang adalah PT Render Digital Indonesia, yang bertugas menyelesaikan restorasi dalam jangka waktu 100 hari.

Rizka F. Akbar dari PT Render Digital Indonesia menjelaskan bahwa proses restorasi terdiri dari tiga tahap yaitu: 1. prarestorasi, 2. restorasi, dan 3. pascarestorasi. “Pada tahap prarestorasi kita melakukan riset, kurasi, dan assessment terhadap koleksi film. Kemudian tahap restorasi yaitu pembersihan dan reparasi fisik master film serta digitalisasi yaitu proses scanning dan telecine,” jelas Rizka. Di tahap pascarestorasi dilakukan restorasi digital untuk gambar dan koreksi warna, restorasi digital untuk suara, serta digital film mastering.

Film Pagar Kawat Berduri bercerita tentang apa makna perjuangan, baik ditinjau

dari sisi pejuang Indonesia yang tertawan Belanda ini, maupun dari sisi serdadu Belanda. Film ini mengambil setting pada masa perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan dari Belanda. Aktor yang bermain di film ini antara lain Sukarno M. Noor dan B. Ijzerdraat. “Film ini berdurasi 123 menit, dan setelah proses restorasi tetap dipertahankan agar durasinya tetap sama,” kata Rizka menambahkan. (Nur Widiyanto).

 

Baca Juga :